Presdir kaget. Tapi ia lalu menegur Dandan.
"Guru Park, kau anggap aku ini candaan?!"
Guru Park berkata dia ini serius. Dia menganggap ia sudah mengenal baik Jenny, Sechan, dan Sejong, dan mereka menyukainya.
"Aku sudah dengar. Silakan pergi."
Sechan dan Sejong senang melihat Guru Park.
"Mengapa tak langsung saja bekerja lagi?" kata Sechan.
Guru Park menjelaskan karena ayah mereka membuka lowongan baru ia harus mengulang prosesnya.
Jenny mengajak Guru Park bicara. Ia bertanya apa melamar di sini berarti ingin menjadi kekasih