Showing posts with label Chuno. Show all posts
Showing posts with label Chuno. Show all posts

February 15, 2022

Sinopsis Lengkap dan Ulasan Drama Korea The Slave Hunters (Chuno)

Lagi keasyikan beberes blog. Ini beberapa page mau teteh gabung, jadi yang mau cari link silakan ke postingan ini. Yang nunggu sinopsis yang lagi tayang harap bersabar. Nanti kubuatin juga page khusus untuk sinopsis ongoing supaya gampang aksesnya.

Sekarang giliran dramanya Jang Hyuk yang berprofesi sebagai Slave Hunters, yang mengejar Oh Ji Ho seorang mantan Jendral yang dihukum menjadi budak. Mungkin masa itu  juga masa tragis bagi orang Korea, karena cerita ini berkisar pada jaman dinasti Joseon abad ke 17, di mana saat itu perbudakan merajalela. Konon di masa itu jumlah budak sampai 40% dari rakyat biasa, karena politik pun semua yang dinyatakan bersalah berubah status menjadi budak. Ngeri bukan, sampai ada namanya profesi Slave Hunter saking banyaknya budak, dan pastinya juga ada yang kabur. Meski itu sejarah kelabu, drama ini tetap apik dan asyik untuk disimak, baik dari segi cerita maupun aksi dari Janghyuk, dkk.

Berikut ini rekap link sinopsis dan ulasan-ulasan yang Teteh pernah bahas di blog ini.
 
Judul asli           : Chuno 추노
Judul                 : The Slave Hunter/ Pursuing Servants
Stasiun TV asli  : KBS 2 dan KBS World
Genre               : Action, drama historis
Jumlah Episode : 24

Sutradara         : Kwak Jung Hwan
Penulis naskah  : Chun Sung Il

Ringkasan Cerita

Cerita ini mengisahkan tentang seorang Slave Hunter yang bernama Lee Dae Gil, seseorang yang hidup

April 27, 2010

Chuno (Slave Hunter) episode 24 (Final) - Spoiler

Selamat Jalan Dae Gil...

Drama ini mengandung spoiler... Untuk yang tidak suka diceritain endingnya, harap bijak membaca. Jangan membaca sampai akhir.

Setelah melepas Chopbok dengan ciuman perpisahan, Chop bok buru-buru berlari ke tempat para pejuang budak berkumpul. Ketika hampir sampai, dari kejauhan dia sudah melihat banyak petugas di sana. Eopbok lalu bersembunyi di balik batu besar. Seseorang merangkak dengan susah payah dan berusaha menggapai eopbok. Dia adalah teman baiknya Kkeutbong yang sudah terluka parah. Eopbok menyakan apa yg terjadi. Kkeutbong memberikan senapannya pada Eopbok, dia minta eopbok lari dan hidup bahagia bersama chopbok.
Tak lama kemudia Kkeutbong meninggal, eopbok menangisi kepergian sahabatnya. Dia menemani di sana sampai pagi tiba.


Di Gn. Worak, Choi dan Jjagwi sudah menerima pesan dari Dae Gil. Dae Gil minta Jjagwi membawa Un Nyun dan pangeran kecil turun gunung dan bertemu dengannya di tengah perjalanan. Sedangkan pada JEndral Choi dan wangson dia berjanji bertemu mereka di Yongin sebelum menuju Yicheon bersama-sama tempat mereka membeli tanah/akan tinggal pensiun di sana. Jjagwi meresa malas harus mengikuti kata dae gil. Tapi choi membujuknya bahwa ini pasti penting dan berarti bagi Dae Gil
"Kau tahu, siapa wanita itu Dia adalah Un Nyun", jelas Choi

Un Nyun sudah bersiap, Jjagwi akan membawanya turun gunung untuk bertemu suaminya. Un nYun juga minta tolong agar Jjagwi mau membantunya mencari tau kabar kakaknya. Seol hwa sebenarnya tau bahwa kakak Un Nyun (Keunnom) sudah meninggal di hadapan Dae Gil, tapi dia tidak tega memberitahukannya. Jjagwi juga melepaskan dan membawa para utusan Cina untuk mengawal Un Nyun bersamanya. Jjagwi berpisah dengan para pengikutnya dan meminta mereka bersiap-siap untuk pindah.
Choi, Wang son juga pergi tetapi mereka pergi ke arah berlawanan. Tak mau ketinggalan Seol hwa pun ingin ikut serta. Un Nyun dan Seol hwa mengucapkan salam perpisahan. Un Nyun minta seol hwa menjaga dae gil.

Pagi hari Dae Gil masih berjuang menghadapi kepungan petugas polisi yang menjaganya. Dia juga menghindari panah yang diujukan padanya. Tak lama kemuadian Song tae Ha juga berhasil melumpuhkan para pemanah dan membantu Dae Gil (keren nih adegannya). Mereka terlihat kompak dan menikmati kerjasama mereka. Tae Ha memuji Dae Gil bagai seorang harimau.

 Mereka melanjutkan perjalanan, dae gil tampak lelah tapi tak mau terlihat lemah. Tae Ha merasa nyaman dengan Dae Gil dan berkata sebenarnya mereka cocok jadi partner.
"Tapi aku ga mau berteman dengan budak", kata dae gil tetep sok jaim
"Jadi kamu masih menganggpku budak ya", kata tae ha tersenyum
"Orang yang terikat dengan apapun di dunia ini sama dengan budak", kata Dae gil berkilah.

Eopbok mengalami dilema, dia ingin bertemu dan lari bersama Chopbok. Tapi dia juga punya beban unuk menyelesaikan misinya dan membalas dendam atas teman-temannya. Dia lalu berpikir chopbok pasi akan seuju dengannya. Dia lalu mengintai gerbang istana. Dia baru tahu bahwa ternyata gerbang istana penjagaannya begitu ketat. Geun bo selama ini membuat semuanya terasa mudah. Tapi dia tidak menyerah dia ingin menunjukkan pada dunia bahwa, di dunia ini ada budak-budak yang berani seperti mereka. Eop bok maju menuju gerbang istana dengan membawa 3 buah senapan dengan gagah berani.

April 24, 2010

Chuno (Slave Hunter) episode 23

2 episode terakhir...kangen-kangenan dulu sama Dae Gil...

Permulaan episode dibuka dengan akhir adegan keren episode sebelumnya. Di mana Lee Dae Gil dan Song ae Ha berlari bersamaan dari arah yang berlawanan. Lee Dae Gil mendarat dengan menghajar anak buah chul rwoong yang ada di belakang Tae Ha. Dan begitu juga Song Tae Ha berhasil melumpuhkan anak buah chul woong yang mengikui Dae Gil. Setelah selesai mereka tersenyum dan saling berpandangan.
"Ikuti aku", kata Tae Ha. Tapi Dae Gil protes dan minta Tae Ha yang mengikutinya
"Yang lebih ahli memburu orang juga ahli melarikan diri", jelasnya
Tae Ha pun menurut. mereka menyelinap lewat halaman dan rumah orang-orang.

Mereka berhasil menyelinap dan sampai di rumahnya. Dae Gil mengintip dan mencari Jumo (pelayan/pemilik rumah makan), sahabat mereka. Big Jumo ternyata sedang sibuk diganggu oleh kekasihnya si pelukis. Tak Lama kemudian muncul little Jumo. (yang lbh senior sering dibilang Big Jumo, adiknya dipanggil little Jumo). Little Jumo dengan khusyuk mendoakan keselamatan Jendral Choi.
Lee Dae Gil buru-buru menarik little Jumo ke kamarnya. Dia menutup mulutnya dan berkata agar jangan kaget dan jangan ribut. Little Jumo kaget melihat Dae Gil

April 23, 2010

Chuno (Slave Hunter) : Dibalik kesuksesan Chuno


  • Chuno adalah drama yang terbilang sukses di awal tahun 2010, ratingnya langsung naik di penayangan perdananya. Sempet heran juga ya padahal pemaennya dekil-dekil. Chuno juga dinominasikan sebagai drama terbaik di Baeksang Art Awards tapi dikalahkan oleh IRIS.
  • Dari berita-berita di internet dulu awalnya sempat beredar bahwa casting pemain utama chuno adalah Jang Hyuk, Han Hyo Joo (alias Eun Sung - Brilliant Legacy) dan Oh Ji Ho. Tapi ternyata akhirnya Han Hyo Joo milih mundur, mungkin dia juga ditawarin casting Dong Yi. Milih jadi calon ibu suri dari pada budak kalee ya. kalo kira-kira tau bahwa chuno dari awal ratingnya langsung menggebrak, nyesel ga ya Eung Sung ini . 
    Han Hyo Joo
  • Akhirnya Lee Da Hea yang maju menggantikan Han Hyo Joo. Tapi LDH juga bukan tanpa beban main bermain di Chuno, sejak awal-awal main drama ini dialah yang jadi sasaran kritik. Katanya dia terlalu cantik dan bersih untuk peran jadi budak. Walau diserang oleh kritik tapi ratingnya tetep aja bagus. Yah biasa semakin tinggi pohon semakin kenceng anginnya.
Lee Da Hae
  •  Chuno juga merasa kesuksesannya didukung oleh supporting actor yang solid.seperti Sung Dong Il yang berperan menjadi Cheon Ji Ho , juga Jo Mi Ryung sebagai Big Jumo
Big Jumo & Little Jumo
  • Dan tentunya yang membanggakan mereka karena penulis naskahnya Chun Sung Il mendapat penghargaan di Baeksang Art Award. Dia berhasil mengangkat kisah hidup kalangan bawah (pemburu budak dan para budak) menjadi cerita menarik dan penuh nilai perjuangan.
  • Setelah penayangan chuno selesai, sempet juga beredar bakal ada Chuno 2 tapi  bukan dalam bentuk sequel (lanjutan) tapi lebih ke kisah mereka sebelumnya (presequel), so kita tunggu aja deh bener atau ngga nya...
The Making
 Ini foto-foto behind the scenenya...

April 20, 2010

Chuno (Slave Hunter) episode 22

Lee Dae Gil, Song Tae Ha dan Hwang Chul Wong kembali menuju Hanyang (Seoul)

Di. Gn, Worak Choi bercerita pada Wang Son bahwa Dae Gil pergi bersama Tae Ha
"Bukankah kita dan Tae Ha itu dulunya musuh?", wang Son heran
"Dae Gil tidak kuat jika dia harus tiap hari melihat Un Nyun di sini", kata Choi "Dia lebih baik membantu Tae Ha menyediakan tempat berlindung untuk mereka agar mereka tidak perlu lari terus", tambah Choi
"Memang wanita di dunia ini hanya Un Nyun, dia khan sudah milik orang lain", wang son tak mengerti jalan pikiran Dae Gil (setia banget ni Dae Gil ya)

Pasukan utusan Cina mulai menyelinap ke Gn. Worak. Mereka berniat menculik pangeran Won Son untuk dibawa ke Cina. Seol Hwa kebetulan ingin menjenguk Un Nyun. Dia melihat sekelompok orang yang mencurigakan akan masuk ke kamar Un Nyun.
Dia lalu lapor dan datang membawa Jjagwi.
Un Nyun sedang membacakan cerita sejarah orang tuanya yang ditulis Tae Ha untuk pangeran Won Son. Ternyata ibu kandung Won Son banyak berjasa ketika di Cina. Dia berjualan dan keuntungannya dipakai untuk membebaskan budak asal Joseon di Cina.

Lalu pasukan Cina diam-diam masuk ke kamar Un Nyun, dia langsung membekap Un Nyun. Un Nyun lalu dipukul sampai pingsan.

Jjagwi dan anak buahnya mencegat orang-orang Cina yang hendak keluar membawa pangeran kecil. Jjagwi menantang pemimpin kelompoknya untuk berduel. mereka setuju berduel. Jjagwi berhasil melumpuhkannya.
Jjagwi dan Choi lalu menanyai tapi orang itu tetap bungkam. Jjagwi lalu menghajarnya.


Tae Ha dan Dae Gil telah tiba di Hanyang. Mereka sembunyi dan bertahan di hutan. Tae Ha berkata pada Dae Gil bahwa dia ada orang yang akan dihubunginya lagi. Orang berpengaruh yang dia percaya. Dae Gil sempat tertawa menurut dia rasanya orang-orang bangsawan tak ada lagi yang bisa dipercaya.
 
"Aku pernah bersamanya di Cina, dia pengeran ke 2 saya tahu bahwa dia orang yang punya prinsip", kata Tae Ha.
Dia ingin Dae Gil menyampaikan pesan rahasia padanya
"Jika nanti ada jebakan?"
"Berarti tidak ada lagi yang bisa diharapkan di Joseon". kata Taeha

April 16, 2010

Chuno (Slave Hunter) episode 21

Penghuni kamp di Gn Worak sedang mempersiapkan acara makan-makan. Wang Son sibuk mendekati wanita yang menarik hatinya. Dia membantu wanita tersebut menumbuk gandum dengan genit. Dia mulai dengan jurus andalannya yaitu sok meramal. awalnya wanita itu cuwek tapi akhirnya dia tertarik setelah wang son berkata dia punya aura seorang ratu. wanita itu lalu memanggil seseorang yang ternyata adalah suaminya. Wang Son langsung salah tingkah dan kecewa. Sialnya sang suami minta diramal garis kakinya oleh wang son (bau bo hehe).

Song Tae Ha sibuk menulis kisah putra mahkota selama di Cina. Lalu Un Nyun masuk dan memintanya untuk ikut pesta. Un Nyun berkata bagaimanapun dia ada di sini sehingga suaminya harus menyesuaikan diri dengan mereka. Apalagi untuk sementara pangeran dan dia akan berada di sini.

Seol hwa menemui Jendral Choi dan Dae Gil. dia mempersilahkan keduanya untuk bergabung ke pesta dengan gaya yang lambat dan lembut seperti Un Nyun (ga pantes banget haha).
Dae Gil mengejeknya dan minta dia menjadi dirinya sendiri. Choi malah mengira Seol hwa sedang mabuk.
Jagwi membuka pesta malam itu dan meminta semua orang makan sepuasnya.

Un Nyun , Tae Ha, dae Gil, Seol hwa dan Choi bergabung dalam kelompok besar. Dae Gil dengan jelas bisa melihat Un Nyun yang ada di seberangnya. Pandangan Dae Gil tak henti-hentinya ke arah Un Nyun.

April 13, 2010

Chuno (Slave Hunter) episode 20

Jagwi masih penasaran dengan Lee Dae Gil. Dia mengajak Dae Gil kembali berduel. Keduanya bersiap-siap. Jagwi maju menyerang. Dalam 1 pukulan Dae Gil rubuh ke tanah.
Jagwi kemudian memperhatikan Song Tae Ha dia sempat tidak percaya Song Tae Ha tangguh. Song Tae Ha jadi panas juga mereka lalu berduel juga. Song Tae Ha menganggap ini perkelahian serius. dia berduel serius. Dae Gil ternyata pura-pura KO dia lalu bangkit lagi menahan tinju Tae ha dan menghentikan pertarungan.
 

"Dia kakakku, Jagwi", kata Dae Gil mejelaskan pada Tae Ha. Jagwi tersenyum. Jagwi masih ingin membalas dendam telinganya.Dae Gil dan Jjagwi siap berduel lagi kali ini mereka mengeluarkan belatinya masing-masing.


April 12, 2010

Chuno (Slave Hunter) episode 19

Un Nyun dibawa ke kantor polisi, di sana dia langsung ditanyai/diadili. Un Nyun sempat protes karena tidak diperlakukan hormat selayaknya wanita bangsawan. Kepala polisi mengetahui latar belakang kebangsawanan Un Nyun dia juga dapat informasi Un Nyun sempat kabur dari pernikahannya.

Lee Dae Gil dan Song Tae Ha bersitegang. Mereka siap berduel lagi.

Perkelahian Dae Gil dan Tae Ha berlangsung seru dan seri. Dae Gil lalu meninggalkan tempat dan langsung pergi mencari Un Nyun.
Dae Gil langsung ke kantor polisi setempat dan menyandera kepala polisi.

Dae Gil meminta kepala polisi membebaskan Un Nyun yang mereka tangkap. Song Tae Ha kemudian datang, mereka berdua melawan para petugas. Dae Gul kebetulan berguling ke dekat Un Nyun, dia memperhatikan wajah Un nyun sejenak dan memegang dagunya (iseng nih Dae Gil).

April 8, 2010

Chuno (Slave Hunter) episode 18

Dari uang yang diperoleh dari Dae Gil, Cheon Ji Ho membeli dan menjahit baju seragam. Dia bangga bisa membeli baju dari uang simpanan yang diberikan Dae Gil.

Dia ingin menyamar jadi polisi untuk menyelamatkan Dae Gil dari hukuman mati. Dia juga kali ini mengakui pada tukang kain bahwa Dae Gillah slave hunter no satu di Chosun. Saat Song Tae Ha dan Lee Dae Gil akan dieksekusi Cheon Ji Ho sudah berada di barisan di sekeliling panggung. Banyak warga datang menyaksikan terutama teman-teman Dae Gil yang prihatin akan dirinya. Selain itu juga sekumpulan budak termasuk Eop bok ada di sana. Dia masih dendam pada Dae Gil dan berharap bisa melihatnya mati di tempat.

Seol hwa dalam perjalanannya menyanyikan lagu cinta yang sedih
"Jika kau tiada kau akan terbang menjadi kupu-kupu dan aku juga akan menjadi bunga. Kita akan bersua lagi di taman abadi. Oh cinta..cinta..dialah yang kucinta"

Un Nyun sedang berjuang menghindari kecurigaan para penjaga gerbang yang kembali mengejar dan menanyainya.
Pada saat yang sama Dae Gil ditarik di tali gantungan. Dia berteriak dan berusaha bertahan tapi dia semakin tercekik. Saat kesadarannya mulai menipis dia teringat kenangan indahnya bersama Un Nyun. Dae Gil menangis.

Cheon Ji Ho begitu cemas melihat Dae Gil tergantung tak berdaya, dia ingin menolong. Saat dia keluar barisan, dia kepergok.
Tiba-tiba ada serangan tak terduga. Mereka membunuh penjaga dan para algojo. Pasukan penyelamat itu datang untuk menyelamat Song Tae Ha. Mereka membawa Song Tae Ha pergi dari situ.
Cheon Ji Ho panik melihat Dae Gil tak bergerak. Dia berusaha melepaskan tali gantungan, tapi terlalu panik dan tak lepas-lepas, saking paniknya dia sampai menggigit tali itu. (kenapa ga pake tombak atau pedang dasar!)
Song Tae Ha berbalik, dia ingat Dae Gil. Dia mengambil pedang dan meleparkannya ke arah tali gantungan. Tali gantungan Dae Gil putus.Cheon Ji Ho menolong Dae Gil. Dia

OST MV Chuno (slave hunter)

Stigma / Mark/ Brand by Im Jae Bum with karaoke



credit to Nabdh7

Karena terjemahannya malah bahasa arab, bahasa Indonesianya
kira-kira begini

Terjemahan


sebagaimana airmata yang memahat hatiku
Luka yang perih tak kan terobati
ku hidup atau mati, dunia mengabaikanku
mengapa sehari laksana setahun

kapankah pagi kan menjelang

Di antara bibir yang kering ini
tiap aliran nafasku membawa kenanganmu
kumencoba menghapus semua tentangmu
tapi hatiku selalu mengingatmu
Derita ini sudah begitu dalam hingga tak terhapuskan
kita mungkin tak kan bersama lagi, bagaimana agar kubisa melupakanmu

 *
Dadaku terasa nyeri
oleh airmata yang memahat hatiku
Luka yang perih tak kan terobati
ku hidup atau mati, dunia serasa mengabaikanku
Mengapa sehari laksana setahun
Kapankah pagi  kan menjelang

Malam  datang membawa kegelapan abadi
Bagaimana agar kubisa melupakanmu

ulangi *

Bahkan rintihan kecil tak menolongku
mengobati batinku yang lelah dan menderita
mencoba untuk bertahan dari dinginnya hati
hingga kakikupun terasa beku
bagaimana aku bisa terus bertahan

ulangi *
kapankah esok kan menjelang

Change by Gloomy 30s
OST ini pas banget buat adegan kejar-kejaran jadi tambah seru dan asyik
Musik dan rapnya OK banget



credit to chibichibijapan

April 5, 2010

Chuno (Slave Hunter) episode 17

Hwang Chul Woong mengancam Lee Dae Gil agar mengaku di mana dia melihat pangeran. Hwang Chul Woong menakut-nakutinya dengan besi panas. Dae Gil tidak mau badannya terkena besi panas, dia memberontak.
"Kau ini sama keras kepalanya seperti dua orang temanmu", kata Chul Woong. Dae Gil kaget
"Jadi kau ini orangnya yang membantai temanku. katakan di mana mereka!", Dae Gil baru sadar dan sangat marah.
"Apa mungkin mereka bisa bertahan hidup?", balas chul woong.
Chul woong pamer pada Dae Gil bahwa ada titik2 sensitif di tubuh manusia, dia menunjukkan titik2 itu pada dae gil. Dia lalu memukul perut Dae gil pas di titik itu. Dae gil kesakitan dan lemas.
Chul Woong juga menekan titik di leher Dae gil sehingga dia langsung lemas dan pingsan.

Song Tae Ha sebal. Dia memanas-manasi Chul Woong untuk ga ragu menyiksa dia karena dia tidak akan mnyerah atau berkata apapun. Chul Woong menyiksanya dengan besi panas. Tae Ha menyadari bahwa Chul woon juga lah yang membantai anak buahnya
"Hanya satu orang yang berhasil lolos", kata Chul woong
"Mengapa kau tega melakukannya bukankah mereka itu orang-orangmu juga?", kata Tae Ha prihatin
"Orang-orangku?! mereka hanya menurut padamu!", kata Chul Woong
Song Tae Ha benar-benar marah kali ini. dia tak mau menanggap pernah mengenal chul woong.

Un Nyun pergi mengungsi dari rumah karena rumah itupun sudah tidak aman lagi. Dia berjuang sendiri membawa pangeran won son bersamanya. ditengah dinginnya cuaca dan salju tebal di jalanan.

April 4, 2010

Chuno (Slave Hunter) episode 16

Song Tae Ha berlari pulang dengan panik. dia akhirnya sampai di rumah. Melihat Dae Gil menodong istrinya dia pun segera menodongkan goloknya di leher Dae Gil.
"Apa kau datang untuk mencariku", kata Tae Ha pada Dae Gil.
Dae Gil menyelesesaikan percakapannya dengan Un Nyyun
"Kebahagian sama sekali tidak datang pada seseorang yang berusaha bertahan hidup!", katanya tegas pada Un Nyun.
"Turunkan senjatamu!", kata Tae Ha.
Un Nyun perlahan-lahan mundur. Dae Gil menanyakan teman2nya Choi dan Wang Son. Song Tae Ha balik bertanya
"Apa kau orang yang menghabisi anak buahku?"
Tdak ada seorangpun yang menjawab tapi keduanya saling curiga. Mereka pun bertarung. Un Nyun panik melihat mereka bertarung.
Tiba-tiba Un Nyun dengan berani masuk ke tengah-tengah pertarungan, dia menghalangi suaminya. Dia nekad dan hampir terkena senjata mereka. Suaminya heran. Tapi dae gil lalu mendorong Un Nyun keluar dari pertarungan mereka. Un Nyun tidak sampai hati lihat 2 orang mantan kekasih dan suaminya bertengkar. Dia kembali nekad masuk ke tengah-tengah mereka. DIa kali ini menghadap Dae Gil.
"Berani sekali kamu menghalangiku. Minggir!", kata Dae Gil
"Apakah cukup bila aku saja yang mati?", kata Un Nyun terbata-bata. Dae Gil menahan kesalnya. Dia bagaimanapun tidak bisa melukai Un Nyun.

Un Nyun lalu berkata jujur pada suaminya.
"Dia lah orang yang dulu saya cintai, yang mencuri hatiku , dan lalu kukubur dalam-dalam di lubuk hatiku, sebelum aku datang padamu". Dae Gil terpaku mendengar pengakuan Un Nyun
"Bukankah dia sudah meninggal?", kata tae ha heran
"Aku juga mengira begitu. Dulu aku di keluarganya adalah...", Un Nyun ingin mengutarakan semuanya
"berhenti jangan lanjutkan, yang penting kamu sekarang mencintaiku", potong Tae Ha cemburu.
 Tae Ha menawarkan tempat lain di mana mereka bertarung.
Un Nyun sangat cemas. Dia ingin menghentikan suaminya

March 29, 2010

Chuno (Slave Hunter) episode 15

Jendral Choi melawan Hwang Chul Woong. Tapi Hwang Chul Woong lebih unggul. Hwang vhul woong beranya  siapa yang mengutus Choi. Choi tidak menjawab dan menanyakan Wang Son. Choi menemukan tubuh wang son yang tergeletak. Choi menggoncang-goncang tubuh wangson tapi wang son tak bergerak. Hwang Chul Woong datang menebaskan pedangnya tanpa ampun ke punggung Choi.

Istri Hwang Chul Woong sadar suaminya sekarang jadi pembunuh berdarah dingin, dia sangat sedih. Dia mencoba menulis surat dengan keterbatasannya. Dia juga ingin bunuh diri biar suaminya bisa terbebas dari beban rencana jahat ayahnya. Tapi dengan kondisinya yang terbatas bunuh diripun dia tak sanggup.

Un Nyun ingin mengatakan status masa lalunya pada suaminya. Tapi dia malah gugup dan berkeringat, mulutnya sulit mengeluarkan kata-kata. Song Tae Ha melihat Un Nyun gugup dia tidak penasaran. Dia meminta istrinya untuk bicara lain kali.
"Saya selalu melarikan diri waktu saya menikah juga sebelumnya....", kata Un Nyun gugup sambil menangis, dia tak sanggup berkata dulu dia adalah budak


"Hidup tidak bisa dihadapi dengan melarikan diri, tapi harus berjuang terhadapnya", kata Tae Ha
"Kamu belum tahu bahwa saya sebelumnya.."
"Kamu juga tidak tau masa lalu saya, kita juga belum tahu masa depan kita. Masa depan lebih pentin dari pada masa lalu", ujar Tae Ha

Lee Dae Gil bergegas pergi ke hutan. Dia mencari-cari dan memanggil-manggil Jendral Choi dan Wang Son,

March 28, 2010

Chuno : Supporting Characters

Setelah kita bahas peran utama di Chuno, lalu kita bahas peran menarik lainnya.

1. Choi Jang Goon
Sering dijuluki Jendral Choi. Choi adalah anggota tim dari Slave Hunter Lee Dae Gil. Dia lebih tua dari Dae Gil dan bagaikan kakak bagi Dae Gil yang selalu berusaha mengerti dan menasehati Dae Gil.

Punya fisik yang gagah dan cakep dengan pembawaannya yang kalem membuat banyak perempuan naksir padanya. Tapi Choi terlalu pendiam/pemalu unuk menanggapi semua itu. Dulu Choi adalah pegawai rendah biasa yang mau melamar dinas militer , tapi  Dae Gil mengajaknya bergabung di timnya.

Senjata andalannya adalah tombak runcing. Choi juga sangat pandai membaca jejak.

Diperankan oleh Han Jeoung Soo , 35 tahun.
Badan atletis dengan sixpack , punya fisik yang pas untuk mendampingi Jang Hyuk sebagai tim slave hunter.


2. Wang Son

Anggota tim slave hunter Dae Gil. Dia paling muda dan kerap diminta melayani kebutuhan kakak2 seniornya Choi dan Dae Gil. Wang Son kerap kesal karena tugasnya itu.
Dia orangnya tak sabaran,pandai merayu dan suka main perempuan. selain itu dia perhitungan dalam soal uang.

March 25, 2010

Chuno (Slave Hunter) episode 14

spesial buat yang udah lama nungguin

Un Nyun merasa yakin bahwa orang yang dilihatnya adalah tuan mudanya Lee Dae Gil, dia maju untuk melihatnya lebih dekat, tak kuasa ia menangis. Hatinya campur aduk. Lee Dae Gil rupanya merasa ada yang memperhatikannya dia pergi melihatnya. Un Nyun langsung mundur dan bersembunyi. Lee Dae Gil tak menemukan siapapun di sana. Seol Hwa datang dan menggandeng Lee Dae Gil pergi dari situ dengan ceria. Un Nyun keluar lagi tempat persembunyiannya. Dia memperhatikannya Dae Gil dari jauh
“Tuan muda, terimakasih karena kau telah bertahan hidup”, kata Un Nyun dalam hati sambil menangis.

Choi Jang Goon pulang ke rumah sementara mereka. Dia kaget melihat Wang son sudah tidak ada di sana, barang2nya pun tak ada.
Choi merasa Wang son pasti bertindak nekad tanpa persetujuan mereka berdua. Choi pergi mencari Wang son. Wang son sedang berjalan menuju rumah yang dicurigainya tempat persembunyian Song Tae Ha. Dia masih bertekad mendapatkan 5oo nyang. Dia merasa mampu dan sayang melepaskan kesempatan itu. Dia lalu mengintai tempat itu.

Un Nyun tiba di rumah. Dia diam di kamarnya dengan panik dan hati campur aduk. Dia tak menyangka menemukan kembali tuan muda juga cinta pertamanya. Song Tae Ha heran melihat Un Nyun yang tampak tegang dan pucat. Un Nyun minta ijin pergi ke dapur untuk menyiapkan makan untuk suaminya. Di dapur , dia jongkok dan menangis.
Masih terbayang jelas di matanya bagaimana dulu tuan muda sering memperhatikannya dan menengoknya ke dapur dan memberikannya sepatu baru. Dia ingat tuan muda juga mengatakan
“Aku serius ingin hidup bersama kamu selamanya”. Un Nyun menangis (kasuat-suat Un Nyun)

Wang son akhirnya melihat Song Tae Ha di halaman. Dia lalu mengambil busur dan panahnya, dia mengincar Tae Ha. Tapi
anak buahnya datang menghampirinya. Wang Son kesal karena, terhalangdia tidak bisa memanah. Song Tae Ha pun akhirnya tak terlihat lagi.Wang son duduk di luar benteng dengan kesal. Dia harus menunggu lagi kesempatan itu datang.Hwang Chul Woong ternyata juga telah mendapatkan informasi rumah persembunyian Song Tae Ha, dia datang mengintai tempat itu dan melihat Wang Son juga ada di sana.

March 22, 2010

Chuno (Slave Hunter) : Main characters

Ga kerasa udah ngebahas sinopsis sampai setengahnya. Kita review lagi tokoh-tokohya. Dari tokoh utama dulu.
Dari poster yang dirilis kita tahu tokoh utama baik tokoh jahat dan baik ada 5 yaitu Lee Dae Gil, Song Tae Ha, Un Nyun, Eop bok dan Hwang Chul Wong. Kita bahas satu-satu ya..

1. Lee Dae Gil (baca li de gil)
Lee Dae Gil dibesarkan sebagai anak keluarga bangsawan yang mapan. Dia menjadi anak muda pintar/intelek sopan dan lembut. Dia berusahan keras menjadi orang terpelajar dan bercita-cita jadi pejabat pemerintah. Dia tumbuh besar dengan Un Nyun, seorang budak wanita di rumahnya. Dae Gil jatuh cinta padanya dan ingin hidup bersama dengannya walau status mereka berbeda. Jika jadi pejabat, dia punya cinta-cita untuk memperjuangkan persamaan hak supaya dia dan Un Nyun bisa bersatu nantinya.

Tiba-tiba hidupnya hancur berantakan oleh budak laki-laki kakaknya Un Nyun Keun nom. Keun Nom mengamuk, membakar rumahnya, membunuh orang tuanya dan berusaha membunuhnya. Untungya Dae Gil selamat. tapi tidak ada yang tertinggal kecuali dirinya yang berusaha bertahan hidup. Dia terpaksa bertahan hidup dijalanan yang keras dan belajar bela diri jalanan. Dia menjadi dendam dengan budak karena merasa pernah dikhianati. Akhirnya Dea Gil "berprofesi" sebagai slave hunter.  Dengan kemampuan , tekad (dendam) dan bantuan 2 orang temannya Choi Jang Goon dan Wang son dia berhasil dikenal sebagai Slave hunter no 1 pada masa itu. Karakternya jadi terlihat sangat berubah, dia menjadi dingin, garang, cuek juga kasar bagai preman. Hanya satu yang terlihatt idak berubah dia masih bertahan mencari Un Nyun dan tidak terasa sampai 10 tahun.

Drama ini fokus pada misi  berbahayanya memburu seorang jendral yang dijadikan budak Song Tae ha. Yang menarik adalah segala pergolakan batinnya saat dia menyadari bahwa Un Nyun yang dicarinya sekarang bersama Song Tae Ha, budak yang dikejarnya.

Karakter Lee Dae Gil diperankan secara menarik dan keren oleh aktor berbadan atletis Jang Hyuk umur 33 tahun. Dengan tinggi badan 177 cm dan berat 63 kg dengan otot perut yang menawan, fisik dia ideal untuk menjadi seorang "jagoan".  Walau awalnya bingung dengan karakter Dae Gil tapi lama-lama  nyaman rasanya melihat perannya sebagai Dae Gil yang bak preman juga cool.
Sudah menikah dan punya seorang putra. Jang hyuk rupanya karirnya telah bersinar sejak tahun 2000 dan mendapat penghargaan sebagai best acor dari SBS pada tahun itu.


2. Song Tae Ha (baca Song Te Ha)
Awalnya adalah seorang Jendral yang dihormati dan sukses di banyak pertempuran, tapi tidak sukses melindungi keluarganya sendiri. Dia adalah pendukung putra mahkota pangeran Seoh Yoen pada masanya. Dia ikut putra mahkota dalam pengasingannya ke china selama 8 tahun. Sekembalinya dari Cina putra mahkota meninggal diracum. Dia juga difitnah musuh politik mereka dan dikhianati oleh rekan sepejuangannya Hwang Chul Woong. Dia juga harus menerima nasib mengenaskan dan menjadi budak di militer.

Merasa harus menjalankan amanat dan wasiat dari mendiang putra mahkota dia kabur dari budaknya untuk menyelamatkan anak mendiang putra mahkota yang masih bertahan hidup di pengasingan.
Ketika dia menjalankan misinya, dia diburu oleh Lee Dae Gil dkk sebagai budak yang kabur.

Fokus dalam drama ini bagaimana usaha dan kepandaian Song Tae Ha untuk lolos dari kejaran Dae Gil dkk yang ingin menangkapnya (hidup atau mati) dan mantan anak buahnya Hwang Chul Woong yang ingin membunuhnya.
Dan yang menarik adalah bagaimana dia bertemu dan jatuh cinta pada Un Nyun dalam perjalanan misinya. Fokus selanjutnya adalah usaha Tae ha dalam melindungi dan memperjuangkan hak Pangeran Won Son (anak mendiang putra mahkota) sebagai pewaris tahta juga hubungan cintanya dengan Un Nyun.

Peran Song Tae Ha diperankan oleh aktor Oh Ji Ho, 33 tahun. Dengan tinggi badan 183 dan berat 75 kg, badan yang atletis cukup cocok memerankan Jendral yang kharismatik dan jago bertarung. Di sini dia tampil acak-acakan walau kharismatik beda banget sama tampilan dia biasanya yang manis.



3. Eon Nyeon (Un Nyun) atau Kim Hye Won

Un Nyun adalah gadis yang lembut yang lahir sebagai budak. Dia dibesarkan di keluarga Lee Dae Gil dan tumbuh bersama. Walau dia akhirnya sadar perbedaan status dia dan Lee Dae Gil, cinta pertamanya terlanjur dia berikan sepenuhnya kepada tuan mudanya Lee Dae Gil, anak dari majikannya yang juga sangat mencintainya. Cintanya itu hilang saat kakaknya berusaha membawanya kabur dengan membakar rumah majikannya dan membantai Dae Gil,orang yang dicintainya. Dia terus dibayangi rasa bersalah karena tidak bisa berbuat apa-apa saat tuan mudanya dibantai dan terjebak dalam kebakaran.
Dia dan kakaknya menghilangkan cap budaknya dan mereka beruntung bisa mendapatkan status menjadi bangsawan. Namanya kemudian berubah menjadi Kim Hye Won dan mendapatkan kesenangan hidup sebagai manusia bebas Kesenangannya itu dia tinggalkan ketika kakaknya berusaha menikahkan dia dengan orang yg dia cintai.
Drama ini fokus pada pelarian Un Nyun dan bagaimana Un Nyun bertemu dan berhubungan dengan Song Tae Ha.
Lalu fokus berlanjut bagaimana dia mendampingi Song Tae Ha melindungi dan mengasuh pangeran Won Son dan yang paling menarik adalah pergolakan hati Un Nyun ketika dia bertemu lagi dengan Dae Gil, tuan mudanya yang ternyata masih hidup.

Diperankan oleh top aktris Lee Da Hae, 25 tahun. Saya suka lihat wajahnya terlihat lembut dan cantik di drama ini,tapi karena itu juga dia mendapat kritik. Malang buat Lee Da Hee di drama ini dia yang banyak mendapat sorotan negatif (padahal aku sih OK aja).



4. Hwang Chul Woong

Di drama ini dia jadi tokoh antagonis yang tugas utamanya mengejar Song Tae Ha. Padahal awalnya, walau karaker mereka kurang cocok dia adalah teman seperjuangan Song Tae Ha dan pernah sekali diselamatkan dalam pertempuran oleh Tae Ha.
Namun keadaan berbalik setelah Hwang Chul Woong diminta menikah dengan anak seorang Mentri Lee Gyong Shik yang berseberangan politiknya dengan atasan dan kelompok Song Tae Ha.
Di sini juga dikisahkan pergolakan batin Chul Woong yang merasa dijebak dalam pernikahannya. Dia tidak tahu ternyata dinikahkan dengan gadis cacat mental. Dia sebelumnya sempat menolak mengejar Tae Ha karena pernah berhutang budi sehingga dipenjara.
Demi tak tega melihat ibunya khawatir padanya, dia jadi terjebak dalam politik mertuanya dan akhirnya menjadi "mesin" pembunuh berdarah dingin.

Diperankan oleh Lee Jong Hyuk, 35 tahun. Dengan badan tegap dan tinggi (184 cm), cocoklah jadi pembunuh berdarah dingin, dengan senyum jahatnya.


5. Eop Bok
Dia adalah budak yang pernah kabur dan ditangkap Lee Dae Gil dan punya keahlian menembak.

Dia dendam pada Dae Gil dan pernah berusaha membunuhnya namun gagal.
Setelah itu dia menfokuskan diri pada memimpin pemberontakan para budak dengan menembak para bangsawan.
Dalam pemberontakan ini dia banyak dibantu oleh seorang budak wanita yang berani dan cerdik, Chop Bok dan budak muda pemberani Geun Bo (muncul mulai ep. 15)
Diperankan oleh Gong Hyun Jin, 39 tahun



Masih ada karakter lain dengan pemainnya yang keren seperti Wang Son, Choi Jang goon, Seol hwa dan pahlawan baru Geun Bo, ntar smoga sempat kutulis lagi.


NB:
Jang hyuk terlihat cocok meranin tokoh yang cuek. Gak senyum pun keren. Seperti Appa  Kim nam gil ga senyum pun tetep keren. Cuma Oh Ji Ho itu kalau ga senyum dia ga keliatan manisnya., waktu jadi Song Tae Ha dia terpaksa peran serius terus. Jadi ingat Hwan , ga suka liat Lee Seung Gi cemberut, dia manis kalo senyum. Kalo Lee Da Hae menurutku cantik dan lembut di sini, walau banyak yang kritik biarin aja, karena enak dilihat. Lebih cantik dan anggun kalau terlihat lembut seperti Un Nyun daripada waktu main di Hello Miss.

March 20, 2010

Chuno (Slave Hunter) episode 13

Dae gil tiba-tiba terhenti ketika melihat Un Nyun datang. Sudah lama ia tak melihat Un Nyun. Tapi sekarang Un nyun berpegangan mesra dengan Tae ha. Hatinya sakit. Dia ingat pertanyaan Choi tentang apa yang ia lakukan jika bertemu Un nyun. Dia mencoba fokus tetap menyerang mereka. Tapi tiba-tiba lagi seorang anak kecil datang. pangeran kecil menghampiri Un Nyun. Un Nyun menggendongnya mereka tersenyum bahagia. Kasihan Dae gil dia terlihat merana. "Bagaimana boleh dia bahagia jika aku menjadi seperti ini".

Song Tae Ha, Un Nyun+pangeran won son, Lee Dae Gil
Tae ha curiga ada orang yang mengintai. Dia menuju tempat Dae Gil bersembunyi. Dae Gil segera merapat. Ketika Tae Ha sampai di sana dia tidak melihat siapapun.

Dae Gil sudah keluar dari rumah itu dia terduduk lemas di benteng luar rumah itu. Kali ini Dae Gil benar-benar merasa terpuruk. Sedangkan di halaman rumah, Song Tae Ha dan Un Nyun sedang menjalani upacara pernikahan walau sederhana.  Han seom terharu melihat pernikahan mereka. Dia ingat dayang yang dicintainya yang meninggal di P.Jeju. Dae Gil berjalan terhuyung-huyung meninggalkan rumah itu, walau tidak sedang mabuk.

Dae Gil lalu sampai di kota dia lagi-lagi terduduk lemas. Dia membuka lukisan Un Nyun, dia menangis, air matanya mengalir dan jatuh mengenai lukisan. Seol hwa menemukan Dae Gil dia hendak menghampiri Dae Gil. Tiba-tiba Dae gil menangis histeris, orang-orang di pasar mengerubutinya heran. Seol hwa urung mendekat, dia pergi menjauh. Seol hwa kali ini tidak kuat lagi memahami Dae Gil dia pergi sambil bercucuran air mata (seol hwa pastinya mencintai Dae gil)

Di Hanyang tetangga Dae Gil seorang perawat kuda yang pernah mengobati dae gil waktu tertembak, telah ditangkap dan dituduh bersalah. Dia disiksa oleh polisi yang merupakan teman baiknya sendiri lalu dinyatakan

March 19, 2010

Chuno (Slave Hunter) episode 12

Song Tae Ha dan anak buahnya memberi penghormatan resmi pada pangeran kecil.
Setelah itu rombongan pergi ke kuil. Un Nyun berdoa di kuil dengan khusyuk.
Tae ha kemudian masuk.
Un Nyun berkata bahwa dia mendoakan keselamatan Taeha dan Pangeran. Rombongan lalu bersiap-siap pergi. Hanseom pergi lebih dulu membawa pangeran

Dae gil dan teman-temannya datang ke lokasi. Mereka terlambat. Rombongan Tae Ha sudah pergi dari situ. Mereka bertiga kemudian menyebar kembali mencari jejak. Seol hwa susah payah mengikuti mereka bertiga, dan saat sampai di sana, ke tiga orang itu sudah tidak ada di tempat. Wang son menemukan jejak wanita dan beberapa orang pria menuju kuil.
Mereka kali ini bersama-sama berlari menuju kuil, di perjalanan sebuah tandu lewat.
Dae gil tiba di kuil. Dia membuka pintu kuil dengan hati-hati (jeng...jeng..ternyata unyun dan tae ha udah pergi), bukan yang mereka cari yang terlihat tapi malah biksu kecil yang muncul. Dae gil dengan bahasa preman, menanyakan orang yang ia cari. Tapi biksu kecil itu sangat pandai bicara. Dia juga keberatan jika Dae gil tidak berbicara sopan pada orang beragama. Biksu kecil menunjukkan arah jalan. Mereka bergegas pergi ke sana. Tapi lagi-lagi mereka tak sadar bahwa mereka tertipu.(dibilangin ini mah BBB bukan budak biasa, plus anak buah lagi)

March 18, 2010

Chuno (Slave Hunter) episode 11

Setelah beberapa episode tegang dan sedih, yang ini lebih santai

Song Tae Ha, Un Nyun, Hanseom dan pangeran kecil berhasil berlayar dan menemukan kapal yang akan membawa mereka kembali ke daratan korea. Song Tae Ha melihat gelagat hanseom yang murung.
"Apa kamu meninggalkan seseorang di P . Jeju?", tebak Tae Ha. Hanseom sedih. Tae Ha berkata jika misi mereka telah berhasil hanseom dapat kembali ke sana. hanseom berkata dia tidak akan ternah kembali ke . Jeju. Hanseom berterimakasih pada Tae Ha karena perasaannya sekarang sudah lebih baik.
Un Nyun menidurkan pangeran kecil di kamar di kapal.
Tae ha terkesan dengan loyalitas Un Nyun. Dia ingin berkata sesuatu pada Un nyun tapi agak bingung
"Saya pria yang banyak menghabiskan waktu di medan perang dan bergaul bersama para prajurit. Jadi saya tidak tahu bagaimana berbicara dengan wanita.Tapi merupakan kehormatan bagiku , karena kamu mau ikut bersama saya", ujar Tae Ha formal dan kaku (walau sudah lama berdua dalam pelarian mereka memang irit bicara)
"Kata loyalitas dan kehormatan adalah kata yang jarang diucapkan pria pada seorang wanita", kata Un Nyun sambil menahan senyum karena geli mendengar istilah Tae Ha (tersanjung ,perhatian, sayang, cinta pake kata2 gitu dong)

Salju turun , cuaca begitu dingin. "Jendral" choi dan Wangson bepergian tanpa membawa uang (kebawa sama daegil semua) . Atas pengalaman playboy Wangson, mereka bisa berteduh dan makan di rumah seorang wanita. Wang Son dengan pura-pura pintar meramala bahkan berani merayu nyonya rumah. Choi yang kekar dan kalem langsung dikecengin budak perempuan di sana.
Namun Sebelum pagi hari Wangson mengajak Choi buru-buru pergi dari rumah itu, karena di luar dugaannya suami wanita itu pulang.


Seol hwa membawa Dae gil ke penginapan. Di sana dae gil masih ingin banyak minum dan mabuk. Seol hwa sepertinya sudah pasrah, rasanya sia-sia menasehati menghibur Dae Gil yang sedang patah hati. Dae Gil mabuk sampai  tertidur. Seol hwa menyiapkan

March 16, 2010

Chuno (Slave Hunter) episode 10

Sebelum cerita Daegil bertemu sama Keun nom , kakak Un Nyun, kita ke Song Tae Ha dulu.

Song Tae Ha dan Un Nyun dikepung oleh satu regu pasukan kerajaan . Dengan sedikit trik , Tae Ha berhasil melumpuhkan mereka. Ternyata masih ada satu orang pemanah mengincar mereka dari jauh, dan melepaskan panahnya ke Un Nyun. Tae Ha refleks melindungi Un Nyun dengan tangannya.
Lengan Tae Ha tertembus panah, pemanah itu pun akhirnya dilumpuhkan. Tae Ha mencabut panah itu dari lengannya, Un Nyun merawat sebentar lukanya, setelah itu mereka bergegas ke utara mengikuti jejak HanSeom.

Lee Dae Gil marah mengetahui bahwa bangsawan itu ternyata mantan budaknya Keun nom. Dia menerjang masuk ke rumah, dan menodongkan belatinya di leher Keun Nom. Dae Gil ingat benar keun nom membakar rumahnya dan menyebabkan ibu, dan ayahnya tewas. Keun nom lah yang menghancurkan hidupnya juga membawa Un Nyun pergi darinya. Dae Gil lalu menggoreskan belatinya di muka keun nom ditempat yang sama dia menorehkan bekas luka di Dae Gil. Dae Gil mengejek Keun nom menyamar menjadi bangsawan dengan menghilangkan cap budaknya.
Keun nom ingat dae gillah yang awalnya membuat Un Nyun jadi celaka. Gara-gara Dae Gil mengaku ingin hidup bersama Un Nyun di depan ayahnya, Un Nyun disekap.

Di luar pengawal Keun nom menyergap dan menawan Seol Hwa. Mereka membawanya masuk  dan menodongkan pedang ke leher Seol Hwa. Dae gil terpaksa keluar, dia maju perlahan, seol hwa takut dirnya akan dibunuh. Namun Dae gil dengan mudah melumpuhkan pengawal itu
Keunnom kembali bercerita, bahwa setelah Un nyun disekap dan menderita, dia menghadap ayah Dae gil dan memohon tuannya membebaskan Un Nyun.
"Ini adalah permohonan pertama dan terakhir dari darah dagingmu sendiri", kata keun nom memberanikan diri. Keun nom ternyata anak dari ayah Daegil dengan seorang budak. Un nyun adalah adalah anak dari ibunya keun nom dengan budak yang lain. Keun nom berkata bahwa dia tidak benar-benar tidak mempunyai darah bangsawan sama sekali. (masa itu jika salah seorang dari orang tua adalah budak, anaknya otomatis menjadi budak juga)
Ayahnya marah karena Keunnom berani menyebutkan hubungan darah mereka. Dia mengancam akan segera menjual Un Nyun.

Malam itu Keun nom begitu marah, dia membakar rumah ayahnya sendiri, dia juga menebas dae gil saudaranya sendiri. Dae Gil tidak terlalu peduli ceritanya, dia menanyakan keberadaan Un Nyun.
"Kamu mencintai Un Nyun khan?", kata Keun nom "Lepaskanlah dia, karena dia telah menikah"
Free Translation
Related Posts with Thumbnails