Gun Woo dan teman-teman dari Mouse Orkestra berlarian menuju gedung pertunjukkan sambil membawa peralatan dan instrumen musik mereka. Waktu yang sempit dan jalanan yang macet memaksa mereka untuk berlari mengambil jalan pintas.
Dengan susah payah Gun Woo dkk berhasil mencapai area pelataran gedung. Di sana mereka mulai melihat penonton yang satu persatu keluar dari gedung pertunjukkan.
Mereka ternyata terlambat! PErtunjukkan telah berakhir dan mereka tidak kebagian tampil.
Wajah-wajah lemas , capek dan kecewa nampak di raut semua personil orkestra termasuk Gun Woo dan Du Rumi. Du Rumi lalu menasehati Gun Woo agar menghubungi panitia. Di tempat lain di dalam gedung, maestrok Kang pun tampak muram dan kecewa. Sekertaris membujuknya untuk segera pulang meninggalkan gedung.
Gun Woo menjauh dari kerumuman dan berusaha menghubungi panitia. Dia minta maaf karena timnya datang terlambat, dia memohon agar panitia mau memberi mereka kesempatan lagi. Namun sepertinya permintaan Gun Woo ditolak panitia. Gun Woo tak bisa berbuat apa-apa.
Tak lama kemudia mobil yang ditumpangi maestro Kang melewatinya. Gun Woo tunduk menghormat. Lalu mobil itu pun lewat di kerumunan mouse orkestra, mereka semua memberi hormat kepada Maestro Kang. Bibi Jung lalu ingin bicara, dia mengucapkan terimakasih karena ternyata Maestro Kang mengatur para pianis dan pemain tambahan untuk memperkuat mouse orkestra.
Du Rumi mencari Gun Woo. Gun Woo sedang kecewa.
"Bagaimana kata panitia?" tanya Du Rumi
Gun Woo menggeleng sedih
"Apa yang harus kukatakan pada mereka? apa aku harus mengatakan sesuatu untuk yang bisa melegakan mereka?", tanya Gun Woo bingung takut mengecewakan anggotanya.
"Mereka semua sudah pergi kok", sahut Du Rumi
Kemana?
"Konser", jawab Rumi ringan.
Gun Woo keheranan
Showing posts with label Beethoven Virus. Show all posts
Showing posts with label Beethoven Virus. Show all posts
February 13, 2011
November 25, 2010
Sinopsis Beethoven Virus episode 16
(duh agak bete nih nulis ngulang lagi ga sadar sebagian besar ke hapus..sorry ya klo critanya jd singkat, udah capek ati soalnya)
Maestro Kang saat melatih orkestranya didatangi asisten Kim. Dia memberitahukan berita penting bahwa walikota yang erpilih berniat dan berusaha untuk memecanya dan menyingkirkannya dari orkestra. Maestro Kagn terkejut dan tak menyangka. Namunkemudian dia berusaha cuek dan kembali melatih orkesrtanya.
Maestro Kang dengan mediasi walikota lama yang masih menjabat berusaha menangani hal ini. tetapi walikota terpilih juga sepertinya tetap pada pendiriannya.
"Mau menyinkirkanku ?! tak semudah itu!", tantang maestro Kang
Maestro Kang di ruangannya sangat kesal. Dia tak bisa membiarkan dirinya disingkirkan. dia lebih memilih membuat surat pengunduran diri. Namun Park Hyuk Kwon yang datang menghadap Maestro Kang, punya pandangan sendiri.
Dia mengutarakan sesuatu hal "Gaji kami belum cair, sampai hari ini sudah telat 1 minggu"
Maestro Kang kaget.
"Jika ada pergi begitu saja, maka nasib kami pun akan berantakan"
Maestro Kang kesal karena walkota menekannya dengan cara menekan anggotanya.
Bibi Jung curiga bahwa suaminya berselingkuh dengan wanita lain. Dia mengikuti suaminya pergi dengan diam-diam.
Namun karena kurang cermat , bibi jung akhirnya kehilangan jejak semuaminya. Bibi pun akhirnya menyerah dan siap2 pergi latihan. SEbelumnya di amampir dulu ke mini market membeli camilan/roti. Saat di kasir Bibi Jung baru sadar dia kekurangna uang cash. Seorang wanita tua dengan penampilan sederhana lalu menwarkan membayarkannya dengan cuma-cuma.
Bibi Jung dan wanita itu lalu eluar toko bersama-sama dan sambil jalan mereka pun mengobrol. WAnita itu ternyata pincang bajunya pun sederhana. Wanita itu berpaminta akan menemui pasangan suaminya di taman. Namun Bibi Jung tak sengaja melihat dari kejauhan bahwa wanita itu ternyata menghampiri seorang laki-laki yang ternyata itu adalah suaminya.
Bibi Jung terkejut, syok tak percaya.
Maestro Kang saat melatih orkestranya didatangi asisten Kim. Dia memberitahukan berita penting bahwa walikota yang erpilih berniat dan berusaha untuk memecanya dan menyingkirkannya dari orkestra. Maestro Kagn terkejut dan tak menyangka. Namunkemudian dia berusaha cuek dan kembali melatih orkesrtanya.
Maestro Kang dengan mediasi walikota lama yang masih menjabat berusaha menangani hal ini. tetapi walikota terpilih juga sepertinya tetap pada pendiriannya.
"Mau menyinkirkanku ?! tak semudah itu!", tantang maestro Kang
Maestro Kang di ruangannya sangat kesal. Dia tak bisa membiarkan dirinya disingkirkan. dia lebih memilih membuat surat pengunduran diri. Namun Park Hyuk Kwon yang datang menghadap Maestro Kang, punya pandangan sendiri.
Dia mengutarakan sesuatu hal "Gaji kami belum cair, sampai hari ini sudah telat 1 minggu"
Maestro Kang kaget.
"Jika ada pergi begitu saja, maka nasib kami pun akan berantakan"
Maestro Kang kesal karena walkota menekannya dengan cara menekan anggotanya.
Bibi Jung curiga bahwa suaminya berselingkuh dengan wanita lain. Dia mengikuti suaminya pergi dengan diam-diam.
Namun karena kurang cermat , bibi jung akhirnya kehilangan jejak semuaminya. Bibi pun akhirnya menyerah dan siap2 pergi latihan. SEbelumnya di amampir dulu ke mini market membeli camilan/roti. Saat di kasir Bibi Jung baru sadar dia kekurangna uang cash. Seorang wanita tua dengan penampilan sederhana lalu menwarkan membayarkannya dengan cuma-cuma.
Bibi Jung dan wanita itu lalu eluar toko bersama-sama dan sambil jalan mereka pun mengobrol. WAnita itu ternyata pincang bajunya pun sederhana. Wanita itu berpaminta akan menemui pasangan suaminya di taman. Namun Bibi Jung tak sengaja melihat dari kejauhan bahwa wanita itu ternyata menghampiri seorang laki-laki yang ternyata itu adalah suaminya.
Bibi Jung terkejut, syok tak percaya.
August 16, 2010
Sinopsis Beethoven Virus episode 15
(kelamaan nonton Tae Kyung, ternyata Gun Woo jauh lebih cakep..kasep...)
Kang Gun Woo Junior beserta mouse orkestranya sudah siap tampil di atas panggung. Gun Woo memperkenalkan diri dan menghormat pada juri. Alangkah kagetnya karena satu dari ketiga juri adalah Maestro Kang. Maestro Kang dengan sinis pura-pura tak mengenal mereka dan mengejek nama orkestra mereka. Gun Woo berusaha sabar dan cuek, dia kemudian memimpin teman-temanya membawakan komposisi Pavane hasil aransemen mereka. Ha Yi Deun maju sebagai solo flute. Mereka berhasil membawakan komposisi iu dengan baik.
Kang Gun Woo Junior beserta mouse orkestranya sudah siap tampil di atas panggung. Gun Woo memperkenalkan diri dan menghormat pada juri. Alangkah kagetnya karena satu dari ketiga juri adalah Maestro Kang. Maestro Kang dengan sinis pura-pura tak mengenal mereka dan mengejek nama orkestra mereka. Gun Woo berusaha sabar dan cuek, dia kemudian memimpin teman-temanya membawakan komposisi Pavane hasil aransemen mereka. Ha Yi Deun maju sebagai solo flute. Mereka berhasil membawakan komposisi iu dengan baik.
Namun juri maestro Kang rupanya sangat tidak puas. Dia juga melihat arranger nya ternyata Gun Woo dan Du Rumi
"Kamu tahu apa artinya Pavane?
"Pavane itu artinya burung merak", jawab Gun Woo
Tapi kamu mempercepat temponya dan menjadikanny a seperti buruk pipit atau bahkan seperti kalkun!", kritik Maestro Kang pedas yang merasa komposisi itu harusnya dibuat elegan.
"Pavane itu artinya burung merak", jawab Gun Woo
Tapi kamu mempercepat temponya dan menjadikanny a seperti buruk pipit atau bahkan seperti kalkun!", kritik Maestro Kang pedas yang merasa komposisi itu harusnya dibuat elegan.
"Rupanya ini guru yang tengah mengajari muridnya ya", sahut kritikus juga merupakan juri.
"kata siapa aku pernah menerima murid?!", kata maestro kang sinis
Maestro Kang lalu maju ke panggung dan langung ingin memberi contoh (atau sok mengintervensi nih). Dia maju ke posium, dan juga melarang Du RUmi yang tidak bisa mendengar untuk ikut bermain (pacar ko jahat2 amat ya). Du Rumi dan terpaksa mundur bersama Gun Woo dan berdiri di pojok.
Maestro Kang berkata pada seluruh pemain "Kalian pasti punya partitur aslinya khan? keluarkan dan lupakan semua petunjuk dan interpretasinya (gun woo red) dan ikuti arahanku"
Maestro Kang memimpin komposisi itu dengan interpretasi berbeda dan lebih mirip asliny a, lebih lambat dan elegan. Menurut maestro Kang tidak ada masalah dengan komposisi itu sehingga tidak perlu diganti.
Gun Woo protes "Banyak juga arranger yang mengaransir lagu itu, jadi menurutku tak masalah jika kami juga merubahnya"
Maestro Kang tidak terima "Terus kamu juga nanti akan merubah musik klasik jadi berirama tarian rakyat atau lagu opera jadi rap gitu?"
Gun Woo membela diri "Anda terlalu ekstrim .Terus terang Anda juga memodifikasinya, Anda melambatkan tempo di beberapa bagian". Gun Woo merasa Maestro Kang juga subjektif.
Juri lainnya sebenarnya merasa tak masalah. Ini hanya masalah interpretasi musik. Namun menurut Maestro Kang orang sekapasitas Gun Woo belum layak mengubah ekstrem suatu komposisi (dendam banget ini maestro kang ma Gun Woo nyebelin ya).
Maestro Kang tidak terima "Terus kamu juga nanti akan merubah musik klasik jadi berirama tarian rakyat atau lagu opera jadi rap gitu?"
Gun Woo membela diri "Anda terlalu ekstrim .Terus terang Anda juga memodifikasinya, Anda melambatkan tempo di beberapa bagian". Gun Woo merasa Maestro Kang juga subjektif.
Juri lainnya sebenarnya merasa tak masalah. Ini hanya masalah interpretasi musik. Namun menurut Maestro Kang orang sekapasitas Gun Woo belum layak mengubah ekstrem suatu komposisi (dendam banget ini maestro kang ma Gun Woo nyebelin ya).
July 26, 2010
Sinopsis Beethoven virus episode 14
Kang Gun Woo Junior kecewa terhadap Maestro Kang, Gun Woo mengembalikan tongkat konduktor pemberian maestro Kang
"Terimakasih karena mulai saat ini aku jadi ingin menang dari Anda", kata Gun Woo.
Gun Woo lalu pergi. maestro Kang termenung sendiri ditinggal Gun Woo, dia lalu terpaksa mengambil tongkat konduktornya kembali.
Gun Woo kembali ke lokasi untuk outdoor konser mereka. Mereka lalu bersiap-siap untuk konser.
ketua panitia dan kritikus juga datang dan sudah siap menilai. Maestro Kang juga datang menonton dari kejauhan.
Konser dimulai pianis kenamaann Guru Seo pun menempati tempatnya. Kritikus memuji kehadian pianis kenamaan ini di tim Gun Woo. Mereka pun mengira pasti ini karena rekomendasi dari Maestro Kang.
Gun Woo masuk podium, dan memperkenalkan pianis kenamaannya.
Gun Woo membuka konsernya dengan sambutan pendek bahwa dia akan membawakan Tchaikovsky's no.1 piano concerto. Gun Woo bercerita bahwa pada awalnya Tsaikovsky membawakan lagi ini untuk temannya. Namun temannya mengkrtik keras komposisi yang dia buat dan mengatakan bahwa jika dia tidak mengubahnya dia tidak akan sukses.
Mendengar sambutan GUn Woo, Maestro Kang meresa sambutan itu ditujukan untuk menyindirnya.
Gun Woo lalu bercerita lagi akhirnya Tchaikovsky tetap pada karyanya semula dan ternyata mendapatkan sukses yang tidak disangka-sangka
"Dan saya juga ingin dengan interpretasi saya sendiri, dengan tanganku sendiri, menunjukkan pada Anda semua di sini pertunjukkan yang benar-benar pertunjukkanku sendiri"
July 19, 2010
New Page Beethoven Virus
Aku buat page baru khusus Beethoven virus. Jadi kalau yang mau baca-baca lagi udah aku link semua yang berhubungan dengan beethoven virus di blog ini ya.
biar ga susah cari-cari lagi.
Cari di menu page di atas atau klik link di bawah ini
chekidot...
Catatanku: Beethoven Virus: "Drama Korea Beethoven Virus ini drama edukatif yang menarik , bermutu dan banyak memperoleh penghargaan. Disajikan untuk memperkenalkan menu..."
Sinopsis Beethoven Virus episode 13
Maestro Kang Gun Woo dan Kang Gun Woo Junior bersitegang di luar ruang latihan. Maestro Kang mendesak Gun Woo yang menurutnya berusaha terlihat ramah dan cool karena ditolak Duru Mi tapi di dalam hatinya sakit sehingga ingin menentangnya.
"Keluarkan dan menuntahkan saja semua beban untuk jadi orang ramah orang cool!", kata Maestro Kang
"Kalau begitu jangan datang ke sini lagi, jangan ikut campur atau jangan mengurusiku!"
Maestro Kang kaget dan bingung
"Lalu memang kau tidak ingin ikut festival?! kamu tidak bisa melakukan sendiri"
"Ini orkestraku! aku konduktornya!"
Maestro Kang terdiam kaget.
Tak lama kemudian pianis Ibu Seo datang. Pembicaraan mereka berhenti. Gun Woo masuk ke dalam. Maestro Kang memberi kode gerakan tubuh untuk menitipkan Gun Woo padanya.
Para pemain musik yang berada di dalam mendengarkan ketegangan antara kedua konduktor itu di luar. Gun Woo meminta maaf karena membuat suasana menjadi tiak enak. GUn Woo mengajak mereka berlatih. Dan Kali ini Gun Woo ingin mengganti lagu. Dia tidak lagi memainkan Emperor seperti saran Maestro Kang namun mengganti dengan pilihannya Tchaikovsky's Piano Concerto No. 1.
(aku juga lbh suka yang ini, keren, seleraku sama sama Gun Woo hihi) MEndengarkan Maestro Kang tidak bisa apa-apa lagi, dia pulang...
Keesokan harinya, Rumi bangun dengan kesal karena terlambat bangun. Dia merasa sebal alarmnya tidak berfungsi kali ini. Dia lal menyalakan message di teleponnya, lagi-lagi tidak bersuara, dia jadi tambah kesal. Lalu dia menyalakan CDnya. Lampu power menyala, CDnya berputar tapi tidak bersuara...Du Rumi mulai panik dan was-was...Dia lalu mencoba menyalakan alarm, alarm nya bergetar tapi dia tidak bisa mendengar suara apa-apa.
Rumi kalut lalu menangis, pendengarannya hilaaang...
"Keluarkan dan menuntahkan saja semua beban untuk jadi orang ramah orang cool!", kata Maestro Kang
"Kalau begitu jangan datang ke sini lagi, jangan ikut campur atau jangan mengurusiku!"
Maestro Kang kaget dan bingung
"Lalu memang kau tidak ingin ikut festival?! kamu tidak bisa melakukan sendiri"
"Ini orkestraku! aku konduktornya!"
Maestro Kang terdiam kaget.
Tak lama kemudian pianis Ibu Seo datang. Pembicaraan mereka berhenti. Gun Woo masuk ke dalam. Maestro Kang memberi kode gerakan tubuh untuk menitipkan Gun Woo padanya.
Para pemain musik yang berada di dalam mendengarkan ketegangan antara kedua konduktor itu di luar. Gun Woo meminta maaf karena membuat suasana menjadi tiak enak. GUn Woo mengajak mereka berlatih. Dan Kali ini Gun Woo ingin mengganti lagu. Dia tidak lagi memainkan Emperor seperti saran Maestro Kang namun mengganti dengan pilihannya Tchaikovsky's Piano Concerto No. 1.
(aku juga lbh suka yang ini, keren, seleraku sama sama Gun Woo hihi) MEndengarkan Maestro Kang tidak bisa apa-apa lagi, dia pulang...
Keesokan harinya, Rumi bangun dengan kesal karena terlambat bangun. Dia merasa sebal alarmnya tidak berfungsi kali ini. Dia lal menyalakan message di teleponnya, lagi-lagi tidak bersuara, dia jadi tambah kesal. Lalu dia menyalakan CDnya. Lampu power menyala, CDnya berputar tapi tidak bersuara...Du Rumi mulai panik dan was-was...Dia lalu mencoba menyalakan alarm, alarm nya bergetar tapi dia tidak bisa mendengar suara apa-apa.
Rumi kalut lalu menangis, pendengarannya hilaaang...
July 9, 2010
Sinopsis Beethoven Virus episode 12
Kang Gun Woo junior menyiapkan tempat unuk latihan teman-temannya. Dia mendapatkan sebuah gudang bekas kandang ternak. Di pinggiran kota. Mereka menggunakannya sebagai tempat latihan orkestra baru yang baru mereka bentuk. Tempatnya koor dan bau ternak. api Gun Woo ingin semuanya dimulai bersama dari nol.
Maestro Kang setelah bertemu Du Rumi di Morning Pavilion tidak berselang lama, langsung turun bukit dan pulang. Maestro Kang berkata maksudnya ke sana untuk menanyakan cara membuat kopi ekspresso yang biasa Rumi berikan untuknya (boong kali)
Du Rumi yang sedang gembira saat itu membujuk Maestro Kang untuk tinggal lama sejenak dan mencari makan siang di sana. Tapi Maestro Kang berkata bahwa mereka harus segera berlatih. Rumi heran.
"Kamu sering sekali meneleponku, tapi benar tidak tahu apa yang terjadi?", maestro Kang pun heran.
Rumi belum tahu bahwa pemain cadangan diberhentikan tapi akan diterima kembali jika berhasil di festival.
Mereka lalu sampai di stasiun terdekat. Dia lalu meresa menyesal gara-gara tertipu sejumlah uang, banyak pihak yang harus berkorban.
Maestro Kang minta Du Rumi berlatih, saat itu juga di tem pat itu juga.
"Kamu bukankah sudah beberapa hari tidak latihan?! Kamu malu latihan di sini? Bagaimana kamu mau tampil di muka umum?!"
Rumi lalu mengeluarkan biolanya dan berlatih sambil menunggu kereta datang. Maestro Kang mengawasinya dan tak segan sedikit-sedikit mengkoreksi dan memarahi Rumi.
(Rumi...rumi mau juga kencan sama laki-laki berumur yang galak banget ngeri kyk gitu).
Maestro Kang setelah bertemu Du Rumi di Morning Pavilion tidak berselang lama, langsung turun bukit dan pulang. Maestro Kang berkata maksudnya ke sana untuk menanyakan cara membuat kopi ekspresso yang biasa Rumi berikan untuknya (boong kali)
Du Rumi yang sedang gembira saat itu membujuk Maestro Kang untuk tinggal lama sejenak dan mencari makan siang di sana. Tapi Maestro Kang berkata bahwa mereka harus segera berlatih. Rumi heran.
"Kamu sering sekali meneleponku, tapi benar tidak tahu apa yang terjadi?", maestro Kang pun heran.
Rumi belum tahu bahwa pemain cadangan diberhentikan tapi akan diterima kembali jika berhasil di festival.
Mereka lalu sampai di stasiun terdekat. Dia lalu meresa menyesal gara-gara tertipu sejumlah uang, banyak pihak yang harus berkorban.
Maestro Kang minta Du Rumi berlatih, saat itu juga di tem pat itu juga.
"Kamu bukankah sudah beberapa hari tidak latihan?! Kamu malu latihan di sini? Bagaimana kamu mau tampil di muka umum?!"
Rumi lalu mengeluarkan biolanya dan berlatih sambil menunggu kereta datang. Maestro Kang mengawasinya dan tak segan sedikit-sedikit mengkoreksi dan memarahi Rumi.
(Rumi...rumi mau juga kencan sama laki-laki berumur yang galak banget ngeri kyk gitu).
June 30, 2010
Sinopsis Beethoven Virus episode 11
Episode 11 ini diawalai dengan adegan saat Gun Woo mengulurkan setangkai bunga mawar pada Du Rumi. Teman-teman mereka menyorakinya. Namun Du Rumi tidak mengambil bunga itu. Dia hanya mengucapkan terimakasih dan terdiam mematung, lalu menangis sampai air matanya bercucuran karena merasa bersalah.
Beberapa sahabatnya membawanya pergi untuk menenangkan diri.
Kang Gun Woo junior akhirnya menyadari apa yang terjadi. Rumi tidak bisa menerima cintanya lagi. Gun Woo melihat Kang Ma Eh turun dia seperti menyadari sesuatu. Dia lalu menjatuhkan bunganya dan pergi menghindar dari sana. Kang Ma Eh menangkap lengannya dan menahannya. Gun Woo menatap Kang Ma Eh dengan tajam. Dia akhirnya bisa kesimpulan apa yang terjadi akhir-akhir ini.
Mulai dari Rumi pernah ketahuan mandi di rumahnya, maestro kang bilang Rumi ingin mengenalnya, sampai terakhir Maestro Kang berkata bahwa Rumi menyukai dirinya bukan Gun Woo (junior). Maestro Kang tiba-tiba merasa tidak enak dengan tatapan Gun Woo itu.
Bibi Jung Hee Yun dan sahabatnya membahas hal tadi dengan Du Rumi. Mereka ikut bingung dan kasihan pada Gun Woo tetapi tidak bisa memaksa perasaan Du Rumi. Gun Woo lalu menemui Rumi, mereka bicara berdua.
Du Rumi merasa menyesal.
"Tidak perlu merasa terlalu bersalah, kita juga bukan bertunangan dan belum berpacaran bertahun-tahun", kata Gun Woo (pasti hatinya sakit). Gun Woo memegang sejenak bahu Rumi, lalu berbalik pergi.
"Apa yang harus kulakukan agar kau mau memaafkanku?" sahut Rumi menghentikan langkah kaki Gun Woo
Beberapa sahabatnya membawanya pergi untuk menenangkan diri.
Kang Gun Woo junior akhirnya menyadari apa yang terjadi. Rumi tidak bisa menerima cintanya lagi. Gun Woo melihat Kang Ma Eh turun dia seperti menyadari sesuatu. Dia lalu menjatuhkan bunganya dan pergi menghindar dari sana. Kang Ma Eh menangkap lengannya dan menahannya. Gun Woo menatap Kang Ma Eh dengan tajam. Dia akhirnya bisa kesimpulan apa yang terjadi akhir-akhir ini.
Mulai dari Rumi pernah ketahuan mandi di rumahnya, maestro kang bilang Rumi ingin mengenalnya, sampai terakhir Maestro Kang berkata bahwa Rumi menyukai dirinya bukan Gun Woo (junior). Maestro Kang tiba-tiba merasa tidak enak dengan tatapan Gun Woo itu.
Bibi Jung Hee Yun dan sahabatnya membahas hal tadi dengan Du Rumi. Mereka ikut bingung dan kasihan pada Gun Woo tetapi tidak bisa memaksa perasaan Du Rumi. Gun Woo lalu menemui Rumi, mereka bicara berdua.
Du Rumi merasa menyesal.
"Tidak perlu merasa terlalu bersalah, kita juga bukan bertunangan dan belum berpacaran bertahun-tahun", kata Gun Woo (pasti hatinya sakit). Gun Woo memegang sejenak bahu Rumi, lalu berbalik pergi.
"Apa yang harus kulakukan agar kau mau memaafkanku?" sahut Rumi menghentikan langkah kaki Gun Woo
June 27, 2010
Sinopsis Beethoven Virus episode 10
Kang Gun Woo Junior mencari Maestro Kang. Ada bagian dari lagu yang dia ingin tanyakan. Saat sampai di depan pintu ruangan dia melihat Du Rumi sedang berbicara dengan Maestro Kang. Maestro Kang melihat Gun Woo yang menunggu di luar. Dia keluar dan membawa Gun Woo masuk ke hadapan Du Rumi.
"Ayo katakan apa yang tadi kau katakan padaku", tantang Maestro Kang pada Du Rumi
Du rumi terhenyak. Gun Woo bingung.
"Dia tadi mengatakan tidak suka padamu tapi kepadaku!", kata Maestro Kang
Tapi Gun Woo malah bengong, dia mengira Maestro Kang asal bicara. (Gun Woo kasian polos banget nih)
Maestro Kang lalu mengambil dokumen dari Rumi yang harus dia tanda tangani dan menyuruh dia segera pergi, karena dia akan berdiskusi dengan Gun Woo.
Berita buruk datang lagi, kali ini dari grup paduan suaranya. Saat hari-H mereka ingin melakukan mogok karena selama ini kcewa pada Maestro Kang yang akan mencajadi konduktor mereka di konser (saat mereka latihan bersama Gun Woo). Maestro Kang ingin Gun Woo tetap bisa berkonsentrasi pada debutnya nanti di bagian pertama pertujukkan.
Instrumen berukuran besar akhirnya berhasil diantarkan sampai ke gedung. Tapi masih banyak masalah di gedung. Para pengungsi bencana badai topan menghalang-halangi penurunan dan masuknya instrumen orkestra ke gedung.Mereka tersinggung melihat orang akan bermusik dan bernyanyi di tengah penderitaan orang yang kehilangan rumah akibat bencana. Mendengar hal ini Maestro Kang pun langsung bergerak ke luar gedung. Maestro Kang berusaha berbicara tegas kepada pengungsi tapi dia malah mendapat tinju dari seorang pengungsi. Maestro Kang terhuyung , lengannya terbentur mobil dan mukanya lecet dan bernoda darah. Maestro Kang sedikit mengancam bahwa dia akan melaporkan mereka karena tidak kekerasan atau mereka mengijinkan instrumen masuk ke dalam gedung.
Maestro Kang menelepon Du rumi, bahwa dia agar jangan bicara yang aneh-aneh tentang perasaan cinta padanya atau bahkan mengatakan hal itu pada Gun Woo.
"Saat ini adalah debut perdananya sebagai konduktor, kau jangan mengacaukan dia! Dan jangan bicara ;agi perasaan cina padaku. kau perlu tahu kadang perasaan cinta itu hanya masalah hormornal belaka. kalau kau kuat kau bisa mengatasi hal itu"
Gun Woo berusaha menghubungi pimpinan paduan suara. Karena batere hpnya lemah dia meminjam hp Du RUmi.
Du RUmi memperhatikan Gun Woo yang tengah berusaha menghubungi paduan suara. Posisinya agak menjauh dari Gun Woo seperti menggambarkan perasaannya saat ini terhadap Gun Woo. Gun Woo lalu teringat Rumi sempat bicara pada mestro Kang tadi
"Apa yang tadi kamu bicarakan pada Maestro Kang di ruangannya tadi?"
Rumi agak gugup menjawabnya, tapi dia tahu tidak boleh mengatakan apa-apa dulu kepada Gun Woo.
"Oh itu masalah konser", kata Rumi berbohong.
"Kamu sepertinya berbohong ya?"kata Gun Woo yang melihat gelagat Rumi agak aneh. Tapi kemudian Gun Woo disibukkan oleh urusannya.
"Ayo katakan apa yang tadi kau katakan padaku", tantang Maestro Kang pada Du Rumi
Du rumi terhenyak. Gun Woo bingung.
"Dia tadi mengatakan tidak suka padamu tapi kepadaku!", kata Maestro Kang
Tapi Gun Woo malah bengong, dia mengira Maestro Kang asal bicara. (Gun Woo kasian polos banget nih)
Maestro Kang lalu mengambil dokumen dari Rumi yang harus dia tanda tangani dan menyuruh dia segera pergi, karena dia akan berdiskusi dengan Gun Woo.
Berita buruk datang lagi, kali ini dari grup paduan suaranya. Saat hari-H mereka ingin melakukan mogok karena selama ini kcewa pada Maestro Kang yang akan mencajadi konduktor mereka di konser (saat mereka latihan bersama Gun Woo). Maestro Kang ingin Gun Woo tetap bisa berkonsentrasi pada debutnya nanti di bagian pertama pertujukkan.
Instrumen berukuran besar akhirnya berhasil diantarkan sampai ke gedung. Tapi masih banyak masalah di gedung. Para pengungsi bencana badai topan menghalang-halangi penurunan dan masuknya instrumen orkestra ke gedung.Mereka tersinggung melihat orang akan bermusik dan bernyanyi di tengah penderitaan orang yang kehilangan rumah akibat bencana. Mendengar hal ini Maestro Kang pun langsung bergerak ke luar gedung. Maestro Kang berusaha berbicara tegas kepada pengungsi tapi dia malah mendapat tinju dari seorang pengungsi. Maestro Kang terhuyung , lengannya terbentur mobil dan mukanya lecet dan bernoda darah. Maestro Kang sedikit mengancam bahwa dia akan melaporkan mereka karena tidak kekerasan atau mereka mengijinkan instrumen masuk ke dalam gedung.
Maestro Kang menelepon Du rumi, bahwa dia agar jangan bicara yang aneh-aneh tentang perasaan cinta padanya atau bahkan mengatakan hal itu pada Gun Woo.
"Saat ini adalah debut perdananya sebagai konduktor, kau jangan mengacaukan dia! Dan jangan bicara ;agi perasaan cina padaku. kau perlu tahu kadang perasaan cinta itu hanya masalah hormornal belaka. kalau kau kuat kau bisa mengatasi hal itu"
Gun Woo berusaha menghubungi pimpinan paduan suara. Karena batere hpnya lemah dia meminjam hp Du RUmi.
Du RUmi memperhatikan Gun Woo yang tengah berusaha menghubungi paduan suara. Posisinya agak menjauh dari Gun Woo seperti menggambarkan perasaannya saat ini terhadap Gun Woo. Gun Woo lalu teringat Rumi sempat bicara pada mestro Kang tadi
"Apa yang tadi kamu bicarakan pada Maestro Kang di ruangannya tadi?"
Rumi agak gugup menjawabnya, tapi dia tahu tidak boleh mengatakan apa-apa dulu kepada Gun Woo.
"Oh itu masalah konser", kata Rumi berbohong.
"Kamu sepertinya berbohong ya?"kata Gun Woo yang melihat gelagat Rumi agak aneh. Tapi kemudian Gun Woo disibukkan oleh urusannya.
June 21, 2010
Sinopsis Beethoven Virus episode 9
Maestro Kang Ma Eh memimpin latihan untuk komposisi Beethoven Symphony No. 9. Namun maestro kang banyak kecewa karena anggota-anggotanya tidak bisa memainkan sesuai emosi yang diinginkan lagu itu. Maestro Kang ingin malam ini mereka berlatih sampai dirasa memuaskan.
Salah satu anggotanya keberatan latihan sampai larut malam karena harus mengajar. Hal ini memancing kemarahan maestro Kang. Marahnya maestro Kang memancing protes dari anggota lainnya yang merasa mereka tidak pernah dihargai walau mereka telah diterima dari hasil audisi yang ketat. Para anggota permanen juga merasa tidak nyman dengan para anggota cadangan yang tidak berpengalaman. Akhirnya concert master mengajak teman-temannya pergi meninggalkan group ini.
Kursi di tempat itu menyisakan separuh lebih kursi kosong
Gun Woo yang baru saja lega karena menemukan Du Rumi bersantai berdua di mobil dengan Rumi.
Di tengah jalan Gun Woo mendapat telepon bahwa para anggota melakukan protes dan meninggalkan ruangan saat latihan berlangsung.
Perwakilan dari anggota yang melakukan protes (concert master dan Jung Jin) bertemu dengan Ha Yi Deun dan Bibi Jung Hee Yun. Jung Hee Yun dan Yi Deun berusaha menengahi tapi mereka juga malah dipojokkan bahwa karena diam saja walau Maestro Kang pernah mengusir ayar Yi Deun saat latihan dan pernah mengatai Bibi Jung Hee Yun seonggok kotoran.
Mereka mempengaruhi Yi Deun dan Bibi Jung untuk ikut dalam protes ini.
Bibi Jung dan Yi Deun lalu menemui Bae Yong Gi dan mengajaknya dalam protes ini. Dia berharap agar Yong Gi tidak menerima semua cacian dr maestro kang itu bukan karena dia merasa dia patut menerimanya dan jadi rendah diri. Mereka bertiga lalu menemui Kakek Kim Gab Yong untuk minta dukungan. Kakek Kim tidak setuju dan memarahi mereka
"Seorang konduktor itu ibarat kapten dalam kapal. Kamu ingin mendemo kapten?! apa kamu ingin membuat kapalnya jadi tenggelam?! Walau di seperti mengabaikan kita tapi akhirnya dia mengajak kita kembali!"
Tak lama kemudian Rumi datang, Mereka langsung tutup mulut menghentikan pembicaraan mereka. Rumi tak menyangka teman-temannya berkumpul di sini. Rumi minta mereka membantunya menghubungi para anggota yang protes tapi mereka pura-pura ada kesibukan dan pergi dari sana satu persatu.
Salah satu anggotanya keberatan latihan sampai larut malam karena harus mengajar. Hal ini memancing kemarahan maestro Kang. Marahnya maestro Kang memancing protes dari anggota lainnya yang merasa mereka tidak pernah dihargai walau mereka telah diterima dari hasil audisi yang ketat. Para anggota permanen juga merasa tidak nyman dengan para anggota cadangan yang tidak berpengalaman. Akhirnya concert master mengajak teman-temannya pergi meninggalkan group ini.
Kursi di tempat itu menyisakan separuh lebih kursi kosong
Gun Woo yang baru saja lega karena menemukan Du Rumi bersantai berdua di mobil dengan Rumi.
Di tengah jalan Gun Woo mendapat telepon bahwa para anggota melakukan protes dan meninggalkan ruangan saat latihan berlangsung.
Perwakilan dari anggota yang melakukan protes (concert master dan Jung Jin) bertemu dengan Ha Yi Deun dan Bibi Jung Hee Yun. Jung Hee Yun dan Yi Deun berusaha menengahi tapi mereka juga malah dipojokkan bahwa karena diam saja walau Maestro Kang pernah mengusir ayar Yi Deun saat latihan dan pernah mengatai Bibi Jung Hee Yun seonggok kotoran.
Mereka mempengaruhi Yi Deun dan Bibi Jung untuk ikut dalam protes ini.
Bibi Jung dan Yi Deun lalu menemui Bae Yong Gi dan mengajaknya dalam protes ini. Dia berharap agar Yong Gi tidak menerima semua cacian dr maestro kang itu bukan karena dia merasa dia patut menerimanya dan jadi rendah diri. Mereka bertiga lalu menemui Kakek Kim Gab Yong untuk minta dukungan. Kakek Kim tidak setuju dan memarahi mereka
"Seorang konduktor itu ibarat kapten dalam kapal. Kamu ingin mendemo kapten?! apa kamu ingin membuat kapalnya jadi tenggelam?! Walau di seperti mengabaikan kita tapi akhirnya dia mengajak kita kembali!"
Tak lama kemudian Rumi datang, Mereka langsung tutup mulut menghentikan pembicaraan mereka. Rumi tak menyangka teman-temannya berkumpul di sini. Rumi minta mereka membantunya menghubungi para anggota yang protes tapi mereka pura-pura ada kesibukan dan pergi dari sana satu persatu.
June 9, 2010
Sinopsis Beethoven Virus episode 8
Maestro Kang Gun Woo menyindir Du Rumi habis-habisan bahwa dia tidak mempunyai kesadaran akan penderitaan yang akan dia alami jika dia mengalami ketulian nanti. Maestro Kang lalu menunjuk danau di depan mereka. Bahwa kengerian yang akan Ru mi hadapi bagai tenggelam di danau tersebut yang dalam, kotor, sunyi dan tak bertepi, membuat orang yang masuk kedalamnya bisa mati karena putus asa.
"Tapi jika kau bisa mengatasinya akan bagus bagimu. Jika kau tak percaya lompat saja!selama in ikamu cuma tampak acuh tak acuh saja", sindir maestro Kang.
Durumi sakit hati karena terus di sindir maestro kang. Dia lalu beniat bertindak nekad. Dia lari ke arah danau dan langsung melompat ke dalamnya.
Maestro Kang kaget. Dia hendah mencegah tapi tak berhasil.
Du rumi tenggelam di danau, dia berusaha naik tetapi tak berhasil karena terlalu dalam.
Dia mulai pingsan. Saat mulai tak sadar dia sayup-sayup mendengar bunyi sedang bermasin musik. Dia menghampiri asal suara itu dan dia melihat kwartet yang bermain alat musik gesek membawakan komposisi yang indah.
Maestro Kang panik karena durumi tak muncul-muncul.Dia lalu meminta tolong pada orang lain. Orang asing itu menegur maestro kang ketika diberitahu ada gadis yang sudah tenggelam beberapa menit. Orang asing itu langsung terjun ke danau mencari Du Rumi.
Saat sadar Du Rumi sudah berada dalam mobil yang dikendarai maestro Kang. Selama ini ternyata maestro kang pura-pura tidak bisa menyetir mobil. Tapi yang membuat Rumi kesal karena maestro Kang ternyata tak bisa berenang dan beraninya memprovokasi orang lain untuk terjun ke danau.
Rumi lalu mengatakan bahwa dia merasakan tidak mendengar. dia merasakan bahwa keheningan itu juga ternyata membawa kedamaian
"Tapi aku merasa kesepian sangat kesepian", lirih Rumi sedih
Maestro Kang membawa Rumi ke rumahnya dan memberikannya sup hangat. Maestro Kang mengatai rumi bodoh karena mudah terpancing dan main lompat ke danau segala.
Rumi gantian menakut-nakutinya.
"Seandainya tak ada yang menolong aku, lalu aku mati. apa yang maestro pikir untuk menghilangkan jejak/bukti supaya tidak dituduh membunuh?", sindir Rumi
"Aku hanya terpikir bahwa aku tak bisa melihatmu lagi", kata maestro Kang serius
Rumi tertegun mendengar jawaban itu. Maestro Kang buru-buru mengoreksi jawabannya (dasar jaim banget)
"Iya aku jadi tidak bisa mengerjaimu lagi"
Maestro Kang lalu menyuruh Rumi mandi dan mengatainya bau amis danau itu membuat bau rumahnya tidak enak. Rumi mandi di sana dengan malu-malu, selesai mandi maestro Kang ternyata telah menyiapkan celana dan kemejanya untuk dipakai Rumi.
"Tapi jika kau bisa mengatasinya akan bagus bagimu. Jika kau tak percaya lompat saja!selama in ikamu cuma tampak acuh tak acuh saja", sindir maestro Kang.
Durumi sakit hati karena terus di sindir maestro kang. Dia lalu beniat bertindak nekad. Dia lari ke arah danau dan langsung melompat ke dalamnya.
Maestro Kang kaget. Dia hendah mencegah tapi tak berhasil.
Du rumi tenggelam di danau, dia berusaha naik tetapi tak berhasil karena terlalu dalam.
Dia mulai pingsan. Saat mulai tak sadar dia sayup-sayup mendengar bunyi sedang bermasin musik. Dia menghampiri asal suara itu dan dia melihat kwartet yang bermain alat musik gesek membawakan komposisi yang indah.
Maestro Kang panik karena durumi tak muncul-muncul.Dia lalu meminta tolong pada orang lain. Orang asing itu menegur maestro kang ketika diberitahu ada gadis yang sudah tenggelam beberapa menit. Orang asing itu langsung terjun ke danau mencari Du Rumi.
Saat sadar Du Rumi sudah berada dalam mobil yang dikendarai maestro Kang. Selama ini ternyata maestro kang pura-pura tidak bisa menyetir mobil. Tapi yang membuat Rumi kesal karena maestro Kang ternyata tak bisa berenang dan beraninya memprovokasi orang lain untuk terjun ke danau.
Rumi lalu mengatakan bahwa dia merasakan tidak mendengar. dia merasakan bahwa keheningan itu juga ternyata membawa kedamaian
"Tapi aku merasa kesepian sangat kesepian", lirih Rumi sedih
Maestro Kang membawa Rumi ke rumahnya dan memberikannya sup hangat. Maestro Kang mengatai rumi bodoh karena mudah terpancing dan main lompat ke danau segala.
Rumi gantian menakut-nakutinya.
"Seandainya tak ada yang menolong aku, lalu aku mati. apa yang maestro pikir untuk menghilangkan jejak/bukti supaya tidak dituduh membunuh?", sindir Rumi
"Aku hanya terpikir bahwa aku tak bisa melihatmu lagi", kata maestro Kang serius
Rumi tertegun mendengar jawaban itu. Maestro Kang buru-buru mengoreksi jawabannya (dasar jaim banget)
"Iya aku jadi tidak bisa mengerjaimu lagi"
Maestro Kang lalu menyuruh Rumi mandi dan mengatainya bau amis danau itu membuat bau rumahnya tidak enak. Rumi mandi di sana dengan malu-malu, selesai mandi maestro Kang ternyata telah menyiapkan celana dan kemejanya untuk dipakai Rumi.
May 31, 2010
Sinopsis Beethoven Virus episode 7
Hari ini hari pertama latihan Sukran City Orkestra dimulai. Maestro Kang sudah hadir. Tapi dia belum melihat Gun Woo hadir di sana. Lalu maestro Kang dikejutkan oleh hadirnya Du Ru Mi dan teman-teman dari orkestra lamanya lewat pintu belakang. Maestro akhirnya sadar bahwa mereka adalah pemain pengganti yang diusulkan Gun Woo. Gun Woo lalu datang belakangan. Maestro Kang menegurnya karena terlambat
"Ayo kamu cepat duduk di tempatmu!", kata mestro Kang menyuruh Gun Woo
"Tidak tempatku di sini bersama mereka", sahut Gun Wo dengan tersenyum menantang.
Teman-temannya kaget tak menyangka Gun Woo berbuat seperti itu. Maestro kesal karena merasa Gun Woo membangkangnya. Maestro Kang lalu memaksa Gun Woo dan teman-temannya keluar dari ruangna latihan.
Di luar baik bibinya dan juga Bae Yong Gi khawatir dan tak mengerti jalan pikiran Gun Woo yang malah mau cari masalah lagi.
"Aku khan membalaskan dendammu Hyung", kata Gun Woo tersenyum pada Bae Yong Gi.
Gun Woo mendapat sms dari Du Ru Mi dia lalu pergi mencari Du Rumi
Kakek Kim Gab Young berinsiatif membagikan partitur untuk latihan bagi para pemain pengganti seperti mereka
"Ayo kamu cepat duduk di tempatmu!", kata mestro Kang menyuruh Gun Woo
"Tidak tempatku di sini bersama mereka", sahut Gun Wo dengan tersenyum menantang.
Teman-temannya kaget tak menyangka Gun Woo berbuat seperti itu. Maestro kesal karena merasa Gun Woo membangkangnya. Maestro Kang lalu memaksa Gun Woo dan teman-temannya keluar dari ruangna latihan.
Di luar baik bibinya dan juga Bae Yong Gi khawatir dan tak mengerti jalan pikiran Gun Woo yang malah mau cari masalah lagi.
"Aku khan membalaskan dendammu Hyung", kata Gun Woo tersenyum pada Bae Yong Gi.
Gun Woo mendapat sms dari Du Ru Mi dia lalu pergi mencari Du Rumi
Kakek Kim Gab Young berinsiatif membagikan partitur untuk latihan bagi para pemain pengganti seperti mereka
"Apa kalian mau diam saja? paling tidak kita harus menunjukkan kemampuan kita jikalau nanti dibutuhkan", ajaknya.
Kim gab Young lalu membagikan partitur Beethoven Symphony no 9 choral.
"Dari hasil survey Du Rumi, inilah komposisi yang paling dinanti penonton", tambah kakek Kim.
Kakek Kim menyuruh mereka untuk menyisihkan waktu sehari untuk latihan bersama tapi tanpa sepengetahuan maestro Kang
May 25, 2010
Beethoven Virus episode 6
Maestro Kang datang pada acara jamuan makan malam dengan anggota orkestranya. Para anggota tidak sabar ingin menunggu kabar gembira dari maestro Kang sehubungan dengan pembentukan Suk Ran City Orkestra.
Maestro Kang pertama-tama mengucapkan terimakasih karena penampilan pemusik kemarin jauh di luar perkiraannya semula. Maestro juga mengatakan bahwa dia menerima tawaran untuk membentuk orkestra permanen di kota ini. Semua pemain bersorak dan bertepuk tangan menyambut keputusan Maestro Kang.
Maestro Kang mengucapkan terimakasih dan tersenyum (dia jarang senyum klo senyum harusnya kita curiga!)
"Terimakasih atas sambutannya yang besar. Saya harap semua orang di sini dapat mendukung orkestra saya dan menonton pertunjukkannya", kata Maestro Kang tersenyum.
Para pemain mulai merasa aneh dengan perkataan maestro Kang. Dan bertanya mengenai maksud perkataan maestro Kang (getok aja kepalanya!)
"Orkestra ini akan dibentuk dari para musisi terbaik di negeri ini. Apakah kalian semua berharap termasuk dalam orkestra ini? Bukankah kalian semua adalah pemusik amatir?"
"Tapi bukankah orkestra ini dibentuk karena melihat hasil pertunjukkan kita hari ini?", kata mereka protes
"Orkestra ini akan menjadi orkestra saya. Dan saya akan memastikan bahwa para pemainnya adalah pemusik terbaik. Apakah ini sulit dimengerti? ", kata mestro Kang nyebelin
"Kalian semua telah berusaha keras sampai hari ini. oleh karena itu pada pertunujukkan saya nanti, kalian semua akan saya beri tiket discount" ujar maestro kang sambil ngeloyor pergi
Bae Yong Gi kesal. tapi kakek dan bibi Jung menahannya. Du Ru Mi mengejar maestro Kang.
Dia berkata terus terang bahwa mereka semua marah mendengar pernyataan maestro kang yang sombong itu.
"Beri kami kesempatan sekali lagi untuk ikut audisi", tawar Du Rumi
"Boleh saja ikut audisi tapi saya sudah hafal benar dengan kemampuan kalian semua yang membuatku mual itu", kata maestro
"Tapi konser kita khan berhasil sukses", balas Ru Mi
"Menurutmu karena apa? karena berkat yang turun dari langit? karena arwah mozart? itu tentu karena pengarahanku yang baik", kata maestro sombong
Maestro lalu berkata bahwa mungkin dia bicara terlalu kasar tapi orang baik seperti Jung Myung Hwan pun mungkin akan menolak kalian secara baik-baik.
"Maksudnya tetap sama, karena level standard kalian tidak masuk. jadi lebih baik kukatakan terus terang sekarang. Apalagi untuk pemusik yang nyaris tuli sepertimu", sindir Kang
Ru Mi menyangkal bahwa hilang pendengarannya hanya saat itu. Maestro curiga itu awal tanda ketulian
"jika tidak percaya kau hubungi seorang dokter. Kau berikan hasil testnya padaku, jangan bohong karena dokter itu temanku", kata Maestro sambil memberikan nama dokter temannya itu
May 23, 2010
Classical Music in Drama Beethoven Virus
Ini bukan OST, ini potongan adegan di drama. Jadi yang suka sukkie tinggal dipelototin deh, dia pasti ntar muncul hehe
Gun Woo dan Du Ru Mi membawakan potongan lagu Beethoven Symphony no 9 (Ode to the joy)
(di mall ep. 2)
credit to paperboat04
Nella Fantasia (Ennio Morricone)
masih episode 5
credit to veritas0628
Libertango (Astor Piazzolla)
Potongan adegan Episode 5
credit to veritas0628
Gun Woo dan Du Ru Mi membawakan potongan lagu Beethoven Symphony no 9 (Ode to the joy)
(di mall ep. 2)
credit to paperboat04
Nella Fantasia (Ennio Morricone)
masih episode 5
credit to veritas0628
Libertango (Astor Piazzolla)
Potongan adegan Episode 5
credit to veritas0628
May 20, 2010
Sinopsis Beethoven Virus episode 5
The concert...
Kang Gun Woo muda alias Gun Woo datang ke tempat latihan. Maestro Kang Gun Woo langsung menunjuknya
"Dia yang akan bermain solo", kata maestro Kang.
Gun Woo berkata telah menghadap kepala polisi
"Dan jawabannya tidak. Jadi saya harus mundur dari projek konser ini. Saya mohon maaf", katanya.
Maestro Kang marah dan tidak terima.
"Jika konser ini berantakan ini semua gara-gara kamu. Dan kamulah orang yang menyia-nyiakan usaha semua orang sampai kurang makan dan tidur dalam 2 bulan ini. Bagaimanapun aku tunggu kamu di konser nanti", kata maestro Kang
Malam hari, Du Ru Mi bersantai dengan Gun Woo (aku nulis gun woo hampir aja nulis sukkie mlulu), sambil makan cemilan (kayak sate).
"Kamu ga usah khawatir, kita sudah punya kandidat 5 orang untuk pemain terompet", kata du ru mi
"Tapi bagaimana dengan conducting. bukannya kamu ingin mempelajarinya?", tanya Du Rumi
"Conducting sesuatu yang hebat. Memikirkannya saja membuat jantungku berdetak keras", jawab Gun Woo
Tapi Gun Woo merasa tidak yakin bisa menjadi konduktor. karena dia tidak melanjutkan ke perguruan tinggi musik, sedangkan di luar sana banyak lulusan musik dari luar negeri.
"Tapi itu patut dicoba loh"
"Mimpiku sebenarnya tidak begitu besar, bisa hidup bahagia dengan anak , istri, di apartemen yang sederhana, menurutku itu sudah mimpi yang besar", kata Gun Woo (siapa yang mau nemenin sukkie eh gun woo...)
Kang Gun Woo muda alias Gun Woo datang ke tempat latihan. Maestro Kang Gun Woo langsung menunjuknya
"Dia yang akan bermain solo", kata maestro Kang.
Gun Woo berkata telah menghadap kepala polisi
"Dan jawabannya tidak. Jadi saya harus mundur dari projek konser ini. Saya mohon maaf", katanya.
Maestro Kang marah dan tidak terima.
"Jika konser ini berantakan ini semua gara-gara kamu. Dan kamulah orang yang menyia-nyiakan usaha semua orang sampai kurang makan dan tidur dalam 2 bulan ini. Bagaimanapun aku tunggu kamu di konser nanti", kata maestro Kang
Malam hari, Du Ru Mi bersantai dengan Gun Woo (aku nulis gun woo hampir aja nulis sukkie mlulu), sambil makan cemilan (kayak sate).
"Kamu ga usah khawatir, kita sudah punya kandidat 5 orang untuk pemain terompet", kata du ru mi
"Tapi bagaimana dengan conducting. bukannya kamu ingin mempelajarinya?", tanya Du Rumi
"Conducting sesuatu yang hebat. Memikirkannya saja membuat jantungku berdetak keras", jawab Gun Woo
Tapi Gun Woo merasa tidak yakin bisa menjadi konduktor. karena dia tidak melanjutkan ke perguruan tinggi musik, sedangkan di luar sana banyak lulusan musik dari luar negeri.
"Tapi itu patut dicoba loh"
"Mimpiku sebenarnya tidak begitu besar, bisa hidup bahagia dengan anak , istri, di apartemen yang sederhana, menurutku itu sudah mimpi yang besar", kata Gun Woo (siapa yang mau nemenin sukkie eh gun woo...)
May 19, 2010
Sinopsis Beethoven virus episode 4
Du Ru Mi dan maestro Kang akhirnya bertemu walikota. Walikota bertanya apa yang sebenarnya terjadi dengan uang 3 miliar itu dan orkestra yang sekarang. Ru Mi takut menjelaskannya . Maka Maestro kang yang menjelaskan semuanya.
Bahwa orkestranya juga berisi orang-orang amatir, Maestro Kang juga sekalian pamit dari kota itu.
Begitu keluar ruangan meeting, Kang mendengar seorang kota staff menghubungi konduktor Jung Myung Hwan saingannya. Maestro Kang panas hati. Dia masuk kembali ke kantor dan berkata bahwa dia lah yang akan mencarikan konduktor penggantinya yang cocok dan itu bukan Jung Myung Hwan.
Walikota rupanya telah mengumpulkan informasi-informasi yang berhubungan dengan Maestro Jung Myung Hwan dan Maestro Kang Gun Woo. Dia juga tahu mengenai bahwa Maestro Kang punya reputasi yang kurang bagus di dunia musik. Dia lalu bercerita tentang keberhasilan Jung Myung Hwan yang saat di Sisilia berhasil melatih anak-anak yang masih awam untuk main orkestra. Maestro Kang tidak suka mendengarnya.
Dia bahkan sampai melahap teh celup sebagai aksi bahwa memakai/meneruskan sesuatu yang bekas tetap tidak akan menghasilkan keajaiban.
Dia jadi tidak mau pulang dia ingin balik menunjukkan kemampuannya bahwa dia sebenarnya juga sanggup mengubah orang-orang amatir untuk tampil bagus dalam orkestra.
Dia sendiri yang akan melatih mereka dan menunjukkan keajaiban itu. (maestro kang ini berubah-ubah ga konsisten hhehe).
Dia lalu meminta Du Ru Mi bergegas mengumpulkan kembali para pemain karena mereka tidak punya waktu banyak. Waktu yang dijadwalkan adalah 2 minggu lagi. Dia minta Du Ru Mi sebisa mungkin mengundur waktu pertunjukkan.
Mereka berkumpul di atap kompleks gereja. Maestro Kang berkata bahwa kali ini mereka harus berlatih serius.
"Jangan bermimpi lagi bahwa berlatih itu untuk bermain dan bersenang-senang",kata maestro Kang sambil menyindir Du Ru Mi.
Maestro Kang juga mengatakan bahwa jika mereka sesuatu mereka harus berhasil mencapainya. Tidak boleh lagi lari dari masalah/tantangan dan menggunakan alasan-alasan berkorban pada anak, orang tua, keluarga, kondisi keuangan sebagai alasan untuk tidak bisa berprestasi. (drama ini kata-kata di dialognya ga gampang, kadang maksudnya "dalam", jadi harus kucerna dulu, terus aku coba ambil intinya, semoga ga salah interpretasi hehe. di sinopsis BV ini aku ga banyak nyantumin dialog di sini..dialognya susah).
"Dan apa hasilnya dari alasan pengorbanan itu, kalian tidak bisa menjadi apa yang kalian inginkan, jadi rendah diri dan tidak dapat hidup layak"
Maestro menawarkan siapa yang tidak siap silakan mundur dan "lari" dari sekarang.
"Dan caranya hanya ada dua lompat dari gedung ,atau keluar dari tangga". kata maestro kang
Pemain contra bass tunjuk jari
"Tapi, pintu keluar dari tangga sudah aku kunci. kau hanya bisa lompat dari gedung ini", lanjut maestro kang (sama aja pemaksaan hehe)
Bahwa orkestranya juga berisi orang-orang amatir, Maestro Kang juga sekalian pamit dari kota itu.
Begitu keluar ruangan meeting, Kang mendengar seorang kota staff menghubungi konduktor Jung Myung Hwan saingannya. Maestro Kang panas hati. Dia masuk kembali ke kantor dan berkata bahwa dia lah yang akan mencarikan konduktor penggantinya yang cocok dan itu bukan Jung Myung Hwan.
Walikota rupanya telah mengumpulkan informasi-informasi yang berhubungan dengan Maestro Jung Myung Hwan dan Maestro Kang Gun Woo. Dia juga tahu mengenai bahwa Maestro Kang punya reputasi yang kurang bagus di dunia musik. Dia lalu bercerita tentang keberhasilan Jung Myung Hwan yang saat di Sisilia berhasil melatih anak-anak yang masih awam untuk main orkestra. Maestro Kang tidak suka mendengarnya.
Dia bahkan sampai melahap teh celup sebagai aksi bahwa memakai/meneruskan sesuatu yang bekas tetap tidak akan menghasilkan keajaiban.
Dia jadi tidak mau pulang dia ingin balik menunjukkan kemampuannya bahwa dia sebenarnya juga sanggup mengubah orang-orang amatir untuk tampil bagus dalam orkestra.
Dia sendiri yang akan melatih mereka dan menunjukkan keajaiban itu. (maestro kang ini berubah-ubah ga konsisten hhehe).
Dia lalu meminta Du Ru Mi bergegas mengumpulkan kembali para pemain karena mereka tidak punya waktu banyak. Waktu yang dijadwalkan adalah 2 minggu lagi. Dia minta Du Ru Mi sebisa mungkin mengundur waktu pertunjukkan.
Mereka berkumpul di atap kompleks gereja. Maestro Kang berkata bahwa kali ini mereka harus berlatih serius.
"Jangan bermimpi lagi bahwa berlatih itu untuk bermain dan bersenang-senang",kata maestro Kang sambil menyindir Du Ru Mi.
Maestro Kang juga mengatakan bahwa jika mereka sesuatu mereka harus berhasil mencapainya. Tidak boleh lagi lari dari masalah/tantangan dan menggunakan alasan-alasan berkorban pada anak, orang tua, keluarga, kondisi keuangan sebagai alasan untuk tidak bisa berprestasi. (drama ini kata-kata di dialognya ga gampang, kadang maksudnya "dalam", jadi harus kucerna dulu, terus aku coba ambil intinya, semoga ga salah interpretasi hehe. di sinopsis BV ini aku ga banyak nyantumin dialog di sini..dialognya susah).
"Dan apa hasilnya dari alasan pengorbanan itu, kalian tidak bisa menjadi apa yang kalian inginkan, jadi rendah diri dan tidak dapat hidup layak"
Maestro menawarkan siapa yang tidak siap silakan mundur dan "lari" dari sekarang.
"Dan caranya hanya ada dua lompat dari gedung ,atau keluar dari tangga". kata maestro kang
Pemain contra bass tunjuk jari
"Tapi, pintu keluar dari tangga sudah aku kunci. kau hanya bisa lompat dari gedung ini", lanjut maestro kang (sama aja pemaksaan hehe)
Subscribe to:
Posts (Atom)

















































