Free Translation

April 14, 2010

Sinopsis Smile, You episode 10

Episode ini ada adegan-adegan favorit jangan terlewat ;)

Setelah ditinggal Jung In pergi, Lee Han Se ingin berbicara 4 mata dengan Hyun Soo. Mereka bicara di kantor bengkel. Lee Han Se tak mengerti mengapa Lee han Se berkata dia ingin jadian lagi sama Jung In.
"Bukanlah dulu kau pernah bilang padanya hubunganmu sudah berakhir? Juga waktu di kantormu. apa menurutmu Jung In tidak terluka saat itu", kata Hyun Soo (duh hyun soo ini hero buat Jung In ehm). Han Se membela diri saat itu karena dalam suasana bisnis dia tidak leluasa menyatakan perasaannya.
Hyun Soo berkata agar Lee Han Se memastikan dahulu perasaan Jung In yang sebenarnya. Lee Han Se mengerti.
"Karena kamu sekarang sudah tahu perasaanku padanya, harap kamu tidak menghalangi jalan antara aku dan Jung In", pinta Han Se

Geum Ja berpikir jernih akhirnya mereka pergi ke restoran daging milik Kakek Joon Bae. Mereka makan malam di sana. Kakek joon bae memintanya pulang tapi Geum Ja masih marah. Mereka berdua ingin membalas perlakuan kakek pada mereka.
Mereka juga berjanji bekerja di sana untuk membayar makanan yang mereka makan. Geum ja berkata bahwa kimchi di restoran kurang enak dan makanan pendampingnya juga tidak pas. Menurut Geum Ja, joon bae perlu sentuhan tangannya untuk menu makananya. Geum Ja meminta jung in mencuci piring-piring makan mereka
"Bibi, apakah kita akan bekerja di sini?!". jung in masih ragu
"Jadi kau mau tidur di jalanan!", kata Geum Ja
Kakek Joon Bae akhirnya memberi mereka tempat menginap di restoran.

Sang hoon memohon sambil menangis pada ayahnya.Dia khawatir di mana istrinya akan tidur. Tapi kakek belum tergerak hatinya. Akhirnya Sang Hoon tahu istrinya menginap di restoran paman Joon bae, Dia datang ke restoran. Jung In membukakan pintu dan meminta Sang Hoon masuk.  Sang Hoon membujuk istrinya untuk pulang dan memohon maaf pada kakek. Tetapi Geum Ja tak sudi jika dia harus terus-terusan yang mengalah.

Jung In menerima sms dari Hyun Soo
 "Aku cemas, teleponlah aku"  Jung In senang (kok aku juga seneng hehe)

Jung In keluar restoran dan menelepon HyunSoo
"Kok lama juga kamu baru menelepon", kata Hyun Soo (hyun soo nungguin telpon tuh) "Puas ya kamu berbuat begini", lanjutnya
"Aku puas. Bilang sama keluargaku walau aku mati kedinginan mereka tidak perlu mencariku!". kata Jung In masih kesal pada keluarganya. Jung In heran kok Hyun Soo dengan mudah menebak di mana mereka tinggal sekarang.
Hyun Soo menasehati agar Jung In jangan minum.

Hyun Soo menelepon sambil berjalan menuju restoran. dia kaget melihat Jung In ada di luar restoran. Dia menghentikan langkahnya.
Hyun soo menelepon sambil  memandang Jung In dari jauh. (senengnya lihat Hyun Soo ga marah lagi sama Jung In malah  sebaliknya)
"Tapi aku sudah minum. Hidupku rasanya begitu malang , tidak ada yang peduli padaku", kata Jung In

"Buktinya Lee han se peduli padamu"
"Aku sudah melupakannya. harusnya kamu juga tahu perasaanku karena kamu juga menyukai Jung Kyung selama 8 tahun", kata Jung In. dia tak mau mebahas hal ini lagi. Jung in lalu berkata dia ingin masuk dan minum lagi dan mau menutup telepon. Hyun Soo kaget
"Eh jangan tahan..dulu", Hyun soo setengah berteriak. Jung In surprise mengetahui Hyun Soo sudah ada di dekat situ. Dia tersenyum gembira mereka berjalan saling mendekat.
Hyun Soo memukul dahi Jung In karena anak itu suka minum (ini pukul sayang lagi deuuuhhh). Hyun Soo tidak ingin Jung In minum karena takut Jung in akan menangis. Tapi Jung in malah mengejeknya
"Eh jangan-jangan kamu menangis setelah ditolak ya"
"Tidak!", bantah Hyun Soo. Hyun Soo tiba-tiba melihat ayah dan ibunya keluar dr restoran, dia menarik Jung In bersembunyi.

Hyun Soo memegang lengan Jung In dan mengajaknya jongkok dan bersembunyi di balik sebuah mobil. mereka mengamati Geum Ja dan Sang Hoon yang terlihat lucu tapi mesra. mereka serasa berat untuk berpisah sementara. Setelah keadaan aman mereka pun berdiri.
Saat mereka sadar bahwa mereka dari tadi sembunyi sambil berpegangan tangan mereka buru-buru melepaskan tangan karena malu.
Hyun Soo berkata ada yang harus dia katakan pada Jung In. Hyun Soo ragu mengatakannya. Jung In penasaran dan berharap
"tolong jaga ibuku ya, jika ada apa-apa segera telepon aku", kata Hyun Soo. jung in sediktyang udah geer jadi kecewa
"ibumu itu sudah ada ayahmu yang menjaganya, kita sudah lihat khan!"
"Tolong dong ini pertama kali ibu tidur di luar rumah, telepon aku", pinta Hyun Soo. Jung In nyengir, Padahal baru tadi siang bilang jangan telepon2 dia lagi hehe. Hyun Soo lalu buru-buru pulang hari sudah larut dan dingin.

Pagi-pagi di rumah kakek sudah terdengar suara berisik dari dapur. Goo Jo hee menjatuhkan panci. semua pergi ke dapur. 
Jo hee naik ke atas meja dapur, dia takut karena meliht serangga. Makan pagi jadinya gagal.
ayah pun merasa kerepotan karena harus menyertika baju kakek. Sang hoon meminta anaknya untuk membujuk ibunya kembali ke rumah. Hyun Soo menelepon Jung In tapi Hp Jung In rupanya dimatikan
Di restoran sebaliknya Geum ja dan Jung in sarapan dengan puas dan gembira, sambil menonton televisi. Kali ini Geum ja merasa bebas tak perlu repot menyiapkan sarapan untuk orang banyak.

Hyun Soo menengok ke restoran. Geum Ja menyambut anak kesayangannya
"Eh pasti kamu belum sarapan ya". tebak Geum Ja. Hyun Soo mengangguk. Geum Ja puas karena rumah tangga kacau balau kalau dirinya tidak ada di rumah. Geum Ja lalu pergi menyipakan makanan untuk anaknya di dapur.
Hyun Soo lalu bicara dengan Jung In dia tak ingin Jung In mematikan HPnya karena dia merasa perlu mengecek keadaan ibunya (ibu atau Jung In nih..) Jung In sedikit kesal karena dirinya tak diperhatikan. Hyun Soo menjuluki Jung In si suara sengau (suara Jung In sengau sepeti keluar dari hidung). Hyun Soo meminta Jung In membujuk ibunya agar mau pulang ke rumah. Jung In tidak mau melakukan itu. Hyun Soo gemas karena Jung In  orangnya keras kepala dan sering tak mau mendengar kata-katanya. Jung In juga gemas tidak mau Hyun Soo sok memerintahnya. Mereka berdua tak sengaja berhadapan muka begitu dekat (yess...).
Mereka saling berpandangan sesaat, sebelum akhirnya sadar dan mengalihkan pandangan mereka.

Hyun Soo makan ditemani ibunya. Jung In membersihkan restoran. Saat Hyun Soo akan pergi, jung In yang sedang membersihkan kaca di luar memandangnya. Jung In seperti tak mau melihat Hyun Soo pergi begitu saja. Jung In tiba-tiba berteriak.
"Apa hadiahnya jika aku bisa membuat ibumu pulang ke rumah?", tantang Jung In. Hyun Soo lalu berbalik. (pinter jg Jung In menarik perhatian Hyun Soo)
"Paling tidak belikanlah aku snack agar aku bisa berpikir cara agar ibumu pulang", lanjut Jung In. Hyun Soo tersenyum dia lalu bertanya snack seperti apa yang diinginkan Jung In.

Kakek menyuruh Go Joo Hee berbelanja untuk makan malam. Joo Hee heran karena kakek hanya membelinya uang 3000 won (kira 25 ribu) untuk sayuran dan mie. Kakek kesal dan berkata ibu Hyun Soo biasanya bisa berbelanja dengan uang itu. 
"Kita kan punya timun yang ditanam di belakang rumah dan juga pasta kacang!", kata kakek kesal
(segala macam pasta dan saus kedele, kimchi dan cabe mereka membuatnya sendiri...kyk jang geum hehe)
Joo Hee yang sangat sensitif hampir menangis karena ditegur kakek. Dia meminta tolong pada Sang Hoon. Sang Hoon tak tega menolak Joo Hee.

Hyun Soo mendapat sms dari Jung In.
"Apa pesananku sudah dibelikan?" Hyun Soo tersenyum.

di restoran Jung In senang karena mendapat balasan sms dr Hyun Soo.
Jung In lalu berusaha membujuk  Geum Ja. Jung In berkata dia tidak tahan terus tidur di lantai. geum Ja menolak dia belum tergerak hatinya.

Hyun soo lalu mendapat sms lagi dari Jung In
"Kali ini gagal, aku membutuhkan kudapan agar bisa memikirkan ide lain lagi"
Sung Joon mendapati Hyun Soo sedang membaca sms. Dia langsung menebak itu dari Jung In (kali ini bener hehe). Sung Joon menasehati Hyun Soo agar sementara tahan untuk berpisah.
"Kukatakan tidak ada hubungan yang seperti itu!", Hyun Soo terus mengulangnya (eh siapa tahu nanti bener hyun soo ;P)

Kakek menelepon Jung kyung agar pulang ke rumah, untuk menengok dan menemui keluarganya.
Jung Kyung menuju rumah kakek. Di jalan dia bertemu Hyun Soo yang baru membelikan snack cumi kering untuk Jung In. Hyun soo bercerita bahwa Jung In dan ibunya sekarang menginap di restoran paman Joon Bae. Hyun Soo mengajak Jung kyung menengok mereka karena dia akan kesana mengantar titipan snack Jung In. Jung Kyung menolak. Dia agak iri juga karena sekarang Jung In yang mendapat perhatian dari Hyun Soo.

Sang Hoon mengajarkan Joo Hee berbelanja di pasar. Dia berkata di pasar ini harganya bisa lebih murah.
Pada saat yang sama Geum Ja dan Jung In juga sedang berbelanja. Jung In capek minta dibelikan Hot Dog. Jung In terkesan dengan kemampuan Geum Ja dalam menawar harga.
"Ini kulakukan agar aku bisa membelikanmu jajanan", kata Geum Ja.
Geum ja merasa melihat orang yang dia kenal tapi orang itu sudah pergi.
Sang Hoon membelikan Joo Hee jajanan pasar. Tiba-tiba dari jauh dia melihat Jung In dan istrinya ada juga di pasar, dia lalu sembunyi dan langsung pergi dari situ.

Kakek Joon Bae pergi ke rumah kakek menemuinya. Dia menyindir kakek yang malu untuk memanggil menantunya padahal dia membutuhkannya. Dia memanas-manasi kakek Kang bahwa sekarang dia punya orang yang membuatkan kimchi dan makanan enak untuknya.
Joom Bae lalu melihat Jung Kil, dia menegur Jung Kil yang selalu kurang ajar dan ingin mnyusahkan Kakek Kang yang mau menampungnya. Kakek sampe harus mengusir menantunya sendiri gara-gara ingin memberi pelajaran pada keluarga Seo.
"Jika karena dia tidak punya ikatan dengan ayahmu yang membantunya membeli rumah ini tentu dia tidak akan mau menolongmu di saat saudara-sadaramu juga tidak ada yang mau menolongmu!"
Seo jung kil bukannya tergerak sadar hatinya. tapi ide liciknya muncul dia berpikir jangan-jangan rumah kakek ini dibeli oleh ayahnya (emang klo ayahnya yang beli juga, itu jadi warisannya dia gitu..dasar orang payah)

Di restoran Kakek Joon bae memberikan titipan dari Hyun Soo pada Jung In dan Geum Ja. Jung In senang.
"Aneh ko dia memberiku snack cumi kering, itu khan terlalu liat buatku", kata geum Ja ge-er
"Bibi, biar aku bantu Bibi menghabiskannya", kata Jung In sambil memakan cumi itu dengan senang.
Geum Ja penasaran dengan kondisi di rumah kakek. dia minta Jung In memata-matai keadaan di sana untuknya. Tapi Jung In takut ketahuan dan dimarahi kakek. Tapi tiba-tiba dia punya ide.
"Bagaimana kalau aku kesana sambil berpura-pura untuk mengambil pasta cabe untuk kimchi?", tanya Jung In. Geum ja terkesan dengan ide Jung In (berarti bener harus makan snack cumi dulu biar bisa mikir dia hehe..). Jung In lalu membawa panci kecil dan pergi.

Di rumah kakek Jung Kyung berkata agar tidak memanjakan Jung In dengan membelikan apa yang dia minta. Jung kyung takut peristiwa Hp terulang.
"Itu bukan apa-apa kok tenanglah. Aku juga bukan membelikan itu karena dia adikmu", kaa Hyun Soo. Jung kyung merasa jadi tidak nyaman dengan jawaban itu. (hayo cemburunya telat!)
Joo Hee meminta tolong Jung Kyung mengambilkan pasta cabe. Hyun Soo berkata biar dia saja yang mengambilnya.

Jung In sudah sampai di rumah kakek dan mengambil pasta kimchi di belakang rumah. Dia lalu mendengar suara Hyun Soo dan kakaknya keluar. Jung In bersembunyi di balik tembok.
"Kamu tunggu saja di dalam", kata Hyun Soo pada Jung In. Jung In keluar juga, dia berkata ibunya juga butuh pasta kedelai. Hyun Soo melihat pasta yang diambil Jung In.
"Segitu terlalu banyak. Aku dulu berpikir kamu pandai dalam segala hal", kata Hyun Soo
Jung In berkata dia tidak punya waktu untuk belajar memasak. "Kamu kecewa?", tanya Jung In. Hyun Soo mengangguk bercanda. Mereka baru sadar bahwa mereka memang tidak saling mengenal.
"Dulu kamu cuma terlihat suka tertawa dengan kaku (culun dan bloon tepatnya hehe)", kata Jung Kyung.
Hyun Soo tiba-tiba tertawa kaku lagi.

Jung In mendengar semua percakapan mereka. Jung In menganggap Hyun Soo itu bodoh.

Jung In lalu pergi dari situ. Lee han Se telah menunggu Jung In di luar rumah. Dia mengajak Jung In berbicara berdua di cafe. Han Se berkata bahwa dia merindukan Jung In dan ingin memulai lagi dari awal. Jung In marah dan minta Han Se berhenti menganggunya.
"Tapi aku mencintaimu...", kata Han Se
"Kau pernah menangis untukku? tapi aku tidak. Aku dulu menangis karena aku merasa diriku begitu malang. Aku baru sadar itu bukan cinta"
"Lalu jika bukan mengapa kamu mau menikah denganku", protes Han Se
"Karena dulu aku suka dicintai olehmu. tapi begitu kau meninggalkanku di tepi jalan aku baru sadar betapa bodohnya aku. Dan mulai saat ini aku akan kembali  memulai hidupku dengan mencari orang yang benar aku cintai", kata Jung In. Jung In meminta Han se untuk mengakhiri itu semua. Jung in lalu pergi
Tapi han se tiba-tiba berkata
"Jika kamu ingin semua benar-benar berakhir dengan fair, kembalikan cincin kawinnya", acam Han Se. "Atau kamu kembalilah ke sisiku", desak Han Se.
Jung In kembali galau dan stress.

Malam itu pertama kalinya Jo Hee memasak. Sang Hoon memberi kode anaknya agar pura-pura saja walau itu tidak enak. Kakek meminta Jung kyung sering menginap di rumah. Dia ingin Jung kyung yang menurutnya paling rasional di keluarga Seo bersama dengan Hyun Soo memikirkan cara terbaik membantu keluarganya. Sung Joon tiba-tiba nyeletuk bahwa kakek memasangkan orang yang salah. Jung In bisa cemburu nanti. Hyun Soo buru-buru membantahnya dan bilang Sung Joon bicara ngawur.

Joo Hee meminta suaminya makan dan mencicipi makanan buatannya yang pertama kalinya. Namun Seo Jung Kil sedang sibuk menghitung aset rumah kakek. Dia menolak. Istrinya merasa tak dihargai. Jung Kil kesal dan menganggap istrinya menjengkelkan. Istrinya sedih lalu pergi dari rumah.

Malam-malam Sang hoon berkata pada Hyun Soo agar jangan mengunci pintu karena dia akan menemui ibunya. Hyun Soo lalu mendapat telepon dari ibunya. Hyun Soo sekali lagi mengajak ibunya pulang. Ibunya berkata dia akan membicarakannya dulu dengan ayahnya jika datang nanti. Hyun Soo lega.
Ibunya menanyakan Jung In. Ibunya berkata Jung In sudah lama pergi ke sana dan belum pulang-pulang. Hyun Soo kaget berkata tidak melihat Jung In kemari.

Hyun Soo cemas mengira-ngira Jung kyung kemana. dia menelepon Jung In tapi tidak bisa dihubungi.

Sang Hoon akan pergi menemui istrinya di restoran. Namun di tengah jalan di melihat Joo Hee sedang duduk sendirian. Sang Hoon merasa tidak enak dia lalu menghampiri. Joo Hee ternyata sedang bersedih Sang Hoon lalu menghiburnya dengan menyanyikan lagu Julia yang suka dia nyanyikan waktu sekolah dulu. (Julia ternyata plesetan dari Joo Hee-a). Joo Hee malah menangis mengingat masa lalu. Sang Hoon lalu  menyanyi lagu I don't care (lagu K-Pop 2NE1)

Geum Ja tak sabar menunggu suaminya yang tak datang-datang. Dia keluar menyusul ke jalanan. Dia tak sengaja mendengar suara di taman.
Dia melihat suaminya tengah menyanyi dan menghibur Jo Hee. Mereka berdua terlihat gembira. Geum Ja marah dan cemburu.

< episode 9                                             episode 11 >

6 comments:

  1. makin seru aja ni smilenya jun in cantik hik3

    ReplyDelete
  2. Huahhh te2hku sayang...baik bgt udh ada smilenya lg... =)
    di awal epi 10 udh ada'warning' jngan lewatkan scene2 yg bagus...xixixixi...2 thumbs for U... =)

    ReplyDelete
  3. Setuju mba.. Adegan favorit benih cinta (jung in_hyun soo). Q yg bca smbl senyum2 sndri. Hehe.. Suara jung in mang sengau (lngsg ingt BBF). Tp kok kyax ortu jd mslh ny :(

    ReplyDelete
  4. Finally, nunggu JJW n A Man Called God aq beli Smile, You....
    dah "ketularan virus" dr Nana niey, bis bs banget bikin sinopnya yg mancing org buat bolak balik ke rumah Nana nunggu apdetan sinop...
    Thx mama Nana, ehm ni liat Hyun Soo bener2 terkenang masa lalu.... Cieeee

    ReplyDelete
  5. kok baca comment2nya aku jadi penasaran dan bacain lagi tulisan sendiri hihi...
    @withmee klo sekarng udah terkenang hyun soo ko hahaha

    ReplyDelete
  6. Because of the fact christian louboutin beige pumps that Microsoft suffered from the negative impact of the red ring of death on their gaming console, they extended the warranty of their Xbox 360. Because of the fact that the red ring of death has become a very common christian louboutin boots uk problem, you will see that there are quite a lot of repair guides about it that you can readily access online.However, you need to christian louboutin studded shoes remember that prevention is better than repair. In order to avoid experiencing the red ring of death on your Xbox 360 gaming console is to constantly keep it cool christian louboutin nude shoes and well-ventilated. You need to remember that overheating cause damage on the hardware which causes the red ring of death. Avoid louboutin shoes discount shoes uk placing your Xbox 360 on display cabinets. Instead, place it on a well-ventilated spot or you can also purchase a small fan and keep it pointed on your Xbox 360 while you are playing.You might to buy louboutin shoes in uk want to try playing with your Xbox 360 on an air conditioned room. This will help in preventing overheating and hardware damage. Proper ventilation is the key to preventing nude christian louboutin shoes the red ring of death.

    ReplyDelete

Silakan tulis komennya di sini ya...

Related Posts with Thumbnails